Showing posts with label MERDEKA BELAJAR. Show all posts
Showing posts with label MERDEKA BELAJAR. Show all posts

26 March, 2020

MERDEKA UN

Kalau sebelumnya bahas Merdeka Belajar,  kali ini MERDEKA UN yang dibahas.... karena kondisi dan semoga akan terus menjadi kebijakan walau kondisi sudah stabil nanti. Berikut kutipan-kutipan dari berbagai media :


Presiden, bersama Mendikbud beserta DPR memutuskan Ujian Nasional 2020 ditiadakan. KArena wabah virus corona yang semakin meningkat.
Virus Corona di Indonesia fokus bersama pemerintah hingga masyarakat luas. Berbagai upaya diambil untuk menekan angka pasien terinfeksi virus pandemi ini. Pemerintah Indonesia meminta warganya untuk tidak berkumpul dan menciptakan kegiatan yang melibatkan banyak orang alias keramaian.

Social distancing hingga imbauan untuk tetap di dalam rumah menjadi langkah yang kini tengah gencar diterapkan. Berbagai kegiatan besar dan kegiatan nasional bahkan turut ditunda demi menghindari keramaian publik. Sekolah, kampus hingga kantor juga ditutup dan melanjutkan kegiatan mereka dari rumah.

20 February, 2020

MERDEKA BELAJAR !

Ini dia gebrakan dari Sang Mas Menteri Pendidikan Nadiem, CEO Gojek  "MERDEKA BELAJAR". ya mungkin banyak yang mlongo .... nggak nggeh maksudnya ... Nadiem menjelaskan ada empat program pembelajaran nasional. Empat program itu sebagai kebijakan pendidikan nasional "Merdeka Belajar". Apa itu program "Merdeka Belajar"? Inilah penjelasan Mendikbud Nadiem:

1. USBN diganti ujian (asesmen) Menurut Nadiem, situasi saat ini USBN membatasi penerapan dari semangat UU Sisdiknas yang memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan kelulusan. Untuk arah kebijakan barunya, Tahun 2020 USBN akan diganti dengan ujian (asesmen) yang diselenggarakan hanya oleh sekolah. Nantinya, ujian dilakukan untuk menilai kompetensi siswa. Dimana ujian dalam bentuk tes tertulis dan atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif. Seperti portofolio dan penugasan (tugas kelompok, karya tulis dan sebagainya). Dengan begitu, guru dan sekolah lebih merdeka dalam menilai hasil belajar siswa. Bahkan diharapkan anggaran USBN dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran.