headline koran hari ini membuat kita kaget ?! ya tapi setelah kita baca ... ternyata kalau kita mau cari jodoh atau pendekatan dengan facebook di haramkan. Sebenarnya pernyataan ini tidak perlu muncul kalau ita melihat dari sisi agama (halal dan haram). Kenapa ? ya kalau berdasar agama Islam melihat yang bukan muhrimnya sudah haram apalagi lainnya ... mendekati zina.
Kenapa tidak bilang begini ya :" Tidak Shalat 5 waktu pasti masuk Neraka, HAram masuk Surga". lihat saja manusia di Indonesia ini, 90% Islam tapi yang menjalankan agama Islam benarbenar nggak sampai 10% nya atau bisa dibilang keren kalau KTP nya Islam. Dilema deh... Makanya bangsa ini sama Allah dikasih cobaan melulu, mulai dari tsunami, gempa, gunung meletus, banjir, jebol tanggul, Lumpur Lapindo DLL. Seharusnya kasih fatwa saja apabila awktu shalat tidak Jamaah akan dihukum... gitu bisa tentram dan tenang Indonesia ini
23 May, 2009
18 May, 2009
Anggaran Membuat Website Mahal Sekali di Pemkab SIdoarjo
Setelah lama nggak berkunjung di situs nya Pemkab sidoarjo (Sidoarjokab.go.id), hari ini sempat baca-baca. Ada satu peningkatan di website ini, yaitu adanya tambahan e-announcement pengadaan barang dan jasa tahun 2009. Semua pengadaan barang dan jasa di tampilkan disini, per bagian dan ada biayanya.
ketika di halaman pertama saya membacaRevitalisasi content situs www.sidoarjokab.go.id dengan anggaran Rp 16,200,000.00. WUIIIHHhh mahal banget ya.... perasaan ini bisa buat domain buaanyak + hosting unlimited. gila ...!!! belum lagi anggaran BADAN LINGKUNGAN HIDUP dengan Pembuatan website Rp. 37,000,000.00 tambah nyoosss....
Sungguh masyarakat awam mungkin melihat ini tak tahu tapi bagi saya yang sudah mengetahui seluk beluk pembuatan website hal ini sangat disayangkan. Oke mari kita Hitung bersama-sama (hitungan sudah dirupiahkan):
Membuat Domain dan berlaku 3 tahun (buat 2 domain .com) : Rp 750.000,-
Sewa Hosting Unlimited paket 3 tahun : Rp 3.000.000,-
Biaya Pembuatan website 50 page : Rp 5.000.000,-
Biaya yang dikeluarkan : Rp 8.750.000,-
Biaya yang dikeluarkan diatas berlaku sampai tiga tahun (dan sudah untung), jadi kalau anggaran revitalisasi yang berarti domain sama kayak buat website baru apalagi di setda kan ada tenaga IT nya .... ohhhh benar-benar membuat hati ini kecewa. apalagi di bagian lingkungan hidup .... 37 juta bro....
Mengapa dalam menganggarkan semua hal tidak mengundang Profesional ya..? Apa mereka takut ? BAgaimana bangsa ini bisa maju.....
ketika di halaman pertama saya membacaRevitalisasi content situs www.sidoarjokab.go.id dengan anggaran Rp 16,200,000.00. WUIIIHHhh mahal banget ya.... perasaan ini bisa buat domain buaanyak + hosting unlimited. gila ...!!! belum lagi anggaran BADAN LINGKUNGAN HIDUP dengan Pembuatan website Rp. 37,000,000.00 tambah nyoosss....
Sungguh masyarakat awam mungkin melihat ini tak tahu tapi bagi saya yang sudah mengetahui seluk beluk pembuatan website hal ini sangat disayangkan. Oke mari kita Hitung bersama-sama (hitungan sudah dirupiahkan):
Membuat Domain dan berlaku 3 tahun (buat 2 domain .com) : Rp 750.000,-
Sewa Hosting Unlimited paket 3 tahun : Rp 3.000.000,-
Biaya Pembuatan website 50 page : Rp 5.000.000,-
Biaya yang dikeluarkan : Rp 8.750.000,-
Biaya yang dikeluarkan diatas berlaku sampai tiga tahun (dan sudah untung), jadi kalau anggaran revitalisasi yang berarti domain sama kayak buat website baru apalagi di setda kan ada tenaga IT nya .... ohhhh benar-benar membuat hati ini kecewa. apalagi di bagian lingkungan hidup .... 37 juta bro....
Mengapa dalam menganggarkan semua hal tidak mengundang Profesional ya..? Apa mereka takut ? BAgaimana bangsa ini bisa maju.....
14 May, 2009
Guru Muda Nan Cantik plus Smart
bagi semua guru memang menjadi favorit para siswa merupakan idaman. Selain bisa dibilang sukses mengajak siswa ke arah positif juga berakibat pada pelajaran sekolah. Nah ini ada kejadian menarik ketika UASBN di sekolah saya. Karena saya tidak ikut menunggu / menjadi pengawas maka saya stanby di sekolah. Ketika selesai Ujian anak laki-laki bilang ke saya bahwa yang menunggu/ pengawas ujian mereka cantik kayak Cinta LAura....Saya tertawa, siapa sih guru itu, eh ternyata teman keponakan istri saya yang notabenenya juga termasuk tetangga saya... jadi ya pasti kenal lah.
di hari terakhir ujian kemarin semua siswa meminta tanda tangannya kayak artis saja, sampai-sampai ibu guru ini tidak jadi makan / berkumpul dengan guru lain. Kenapa sampai terjadi seperti ini ? satu hal dikarenakan banyak guru sekarang ini berusia lanjut dan masih memegang kendali si sekolah. Guru senior biasanya keras, tak sabar walau kalau dipikir mungkin begitulah cara mengajar, tapi sekarang ini sudah tidak jamannya lagi (walau sekarang masih seperti itu)
Perlu diketahui bahwa nanti di tahun 2010-2015 banyak guru yang akan pensiun, guru senior ini merupakan angkatan SD Inpres yang dijalankan di jaman Soeharto. Semoga pemerintah tetap memperhatikan bagaimana guru nantinya, dan mengangkat guru baru yang profesional dengan kriteria yang oke unuk kepentingan bangsa ini ke depan.
di hari terakhir ujian kemarin semua siswa meminta tanda tangannya kayak artis saja, sampai-sampai ibu guru ini tidak jadi makan / berkumpul dengan guru lain. Kenapa sampai terjadi seperti ini ? satu hal dikarenakan banyak guru sekarang ini berusia lanjut dan masih memegang kendali si sekolah. Guru senior biasanya keras, tak sabar walau kalau dipikir mungkin begitulah cara mengajar, tapi sekarang ini sudah tidak jamannya lagi (walau sekarang masih seperti itu)
Perlu diketahui bahwa nanti di tahun 2010-2015 banyak guru yang akan pensiun, guru senior ini merupakan angkatan SD Inpres yang dijalankan di jaman Soeharto. Semoga pemerintah tetap memperhatikan bagaimana guru nantinya, dan mengangkat guru baru yang profesional dengan kriteria yang oke unuk kepentingan bangsa ini ke depan.
28 April, 2009
Pelayanan Pajak
Setelah melakukan perubahan akan hari akhir pelaporan pajak, dimana pajak pribadi 31 MAret sedangkan badan 30 April 2009 pelayanan Pajaka terhadap masyarakat terlihat lebih oke. Saya mengalami hal ini selama kurang lebih 5 tahun, setiap tahun di tanggal 25 - 31 Maret akantor Pajak dipenuhi orang yang ingin laporan SPT tahunan baik pribadi maupun Badan. Seingat saya selalu terjadi penumpuksn besar-besaran menjelang 1 minggu akhir. Sampai petugas pajak harus lembur.
Saya melaporkan pajak pribadi tanggal 24 MAret, yang antri gimana... banyak sekali, padahal waktu itu petugas sudah banyak tapi yang mau SPT pribadi buuuaaanyaaak. Alhamdulillah say dapat nomor kecil (sekitar 140). SAya langsung ke atas bertanya pada petugas yang menaungi wilayah saya. Form saya diganti 1770 S, dan langsung saya isi, sayang ada yang kurang jadi balik dulu ke rumah.
Ketika samapi di KAntor Pajak lagi no saya sudah terlewati... jadi saya langsung masuk, cepat deh. Sedangkan pas mengumpulkan SPT badan tadi pagi... lumayan sangat sepi. Samapi dapat nomor langsung dipanggil. Selalu berinovasi untuk melayani Masyarakat.
Saya melaporkan pajak pribadi tanggal 24 MAret, yang antri gimana... banyak sekali, padahal waktu itu petugas sudah banyak tapi yang mau SPT pribadi buuuaaanyaaak. Alhamdulillah say dapat nomor kecil (sekitar 140). SAya langsung ke atas bertanya pada petugas yang menaungi wilayah saya. Form saya diganti 1770 S, dan langsung saya isi, sayang ada yang kurang jadi balik dulu ke rumah.
Ketika samapi di KAntor Pajak lagi no saya sudah terlewati... jadi saya langsung masuk, cepat deh. Sedangkan pas mengumpulkan SPT badan tadi pagi... lumayan sangat sepi. Samapi dapat nomor langsung dipanggil. Selalu berinovasi untuk melayani Masyarakat.
24 April, 2009
IPTEK
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memang harus diwaspadai. Mempelajari semua yang ada dan menerapkannya dalam sistem pedidikan kita sangat perlu perhatian khusus. Memang beberapa hari ini di banyak media sudah mulai nampak bagaiaman buruknya sistem pendidikan di Indonesia ketika harus menghadapi kenyataan bahwa siswa terpandai bahkan juara olimpiade internasional tidak bisa/ tidak mau sekolah di Universitas di seluruh negeri ini. Untuk mendapatkan beasiswa sangat sulit, bahkan apabila lulus nantipun penempatan kerja tak terjamin.
Lihat di beberapa sekolah yang menerapkan sistem beasiswa dan kontrak kerja. Di Nanyang University Singapore salah satunya. Lihat saja siapa yang memiliki nilai terbaik dan mendapat beasiswa ..? hampir 50% mahasiswa berasal dari Indonesia. Universitas inipun menempati 100 besar universitas unggulan dunia. BAgaimana nich Mendiknas, apakah kita hanya mengolah siswa itu menjadi pandai selanjutnya akan diambil bangsa lain...?!! MArilah kita bersama membantu memecahkan masalah ini secepat mungkin, agar nanti kita tidak terbengong-bengong menghadapi hal yang akan terjadi beberapa tahun kemudian..
Lihat di beberapa sekolah yang menerapkan sistem beasiswa dan kontrak kerja. Di Nanyang University Singapore salah satunya. Lihat saja siapa yang memiliki nilai terbaik dan mendapat beasiswa ..? hampir 50% mahasiswa berasal dari Indonesia. Universitas inipun menempati 100 besar universitas unggulan dunia. BAgaimana nich Mendiknas, apakah kita hanya mengolah siswa itu menjadi pandai selanjutnya akan diambil bangsa lain...?!! MArilah kita bersama membantu memecahkan masalah ini secepat mungkin, agar nanti kita tidak terbengong-bengong menghadapi hal yang akan terjadi beberapa tahun kemudian..
04 April, 2009
JUST DO IT
Albert Einstein mengatakan "Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value." Ya bagi manusia yang tidak mau melakukan kegiatan pastilah dia tidak akan sukses, dari mana asalnya tiba-tiba kaya raya, pintar dan lainnya. Selalu mencoba walau hasilnya tidak sesuai harapan.
BAnyak hal yang harus kita lakukan untuk melepas doktrin dari hasil pendidikan ketika kita kecil dulu, dimana mejawab salah berarti nilai jelek dan dimarahi oleh gur atau orang tua.. tidak memberi arahan supaya lebih baik tapi mereka hanya akan berbicara "Belajar yang tekun donk!". Tapi kita patut syukuri pendidikan kita di era sekarang ini mulai menunjukkan perkembangan yang lumayan (dibanding beberapa tahun lalu). Kreativitas seorang guru sangat dihargai dan kelebihan siswa juga sangat diperhatikan apaun bidangnya. JAdi lakukan saja semua keinginan jangan takut gagal selam itu baik baik kita semua
BAnyak hal yang harus kita lakukan untuk melepas doktrin dari hasil pendidikan ketika kita kecil dulu, dimana mejawab salah berarti nilai jelek dan dimarahi oleh gur atau orang tua.. tidak memberi arahan supaya lebih baik tapi mereka hanya akan berbicara "Belajar yang tekun donk!". Tapi kita patut syukuri pendidikan kita di era sekarang ini mulai menunjukkan perkembangan yang lumayan (dibanding beberapa tahun lalu). Kreativitas seorang guru sangat dihargai dan kelebihan siswa juga sangat diperhatikan apaun bidangnya. JAdi lakukan saja semua keinginan jangan takut gagal selam itu baik baik kita semua
15 March, 2009
Tips Belajar Menghadapi Ujian
Sebagai pendidik wajarlah trik ini saya beritahukan ke semua peserta didik (siswa-siswi kelas berapapun). Tips dan trik menghadapi ujian apapun itu sebagai berikut :
1. Berdoa selalu pada YAng MAha Kuasa
2. Menyiapkan diri, bisa dengan belajar lagi, mengingat, dan memahami materi yang akan diujikan.
2. Kalau masih belum bisa juga ulangi kegiatan no. 2
3. Jangan terlalu cemas dalam menghadapi ujian (relax saja gitu)
4. Usahakan datang 15 menit sebelum ujian dimulai, agar bisa membaca kondisi dan lebiah siap
5. Setelah melakukan 4 kegiatan diatas, apapun hasilnya kita serahkan pada Yang Maha Luas Ilmu. Jelek ataupun Baik hasilnya merupakan suatu tahap yang harus dilalui.
1. Berdoa selalu pada YAng MAha Kuasa
2. Menyiapkan diri, bisa dengan belajar lagi, mengingat, dan memahami materi yang akan diujikan.
2. Kalau masih belum bisa juga ulangi kegiatan no. 2
3. Jangan terlalu cemas dalam menghadapi ujian (relax saja gitu)
4. Usahakan datang 15 menit sebelum ujian dimulai, agar bisa membaca kondisi dan lebiah siap
5. Setelah melakukan 4 kegiatan diatas, apapun hasilnya kita serahkan pada Yang Maha Luas Ilmu. Jelek ataupun Baik hasilnya merupakan suatu tahap yang harus dilalui.
10 March, 2009
KURIKULUM
KAlau dibahas pasti tidak ada habisnya... ya kurikulum pendidikan kita. tapi daripada membicarakan kurikulum kita lebih baik kita melihat kurikulum yang diterapkan dinegara tetangga kita, AUSTRALIA. Keunggulan sistem pendidikan mereka :
1. Mengakomodasi dan mengembangkan berbagai jenis potensi kecerdasan yang dimiliki siswa, bukan hanya kecerdasan akademik tetapi juga misalnya seni dan olahraga.
2. Mementingkan dan mengasah kemampuan siswa untuk memiliki kemampuan menganalisa dan berani memiliki pendapat sendiri.
3. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi siswa baik secara verbal maupun tertulis melalui cara efektif dan santun
4. MEngarahkan dan mendorong siswa untuk berteman dan bersosialisasi serta aktif dalam kegiatan luar ruang
5. Mengunakan teknologi sebagai penunjang kurikulumnya.
1. Mengakomodasi dan mengembangkan berbagai jenis potensi kecerdasan yang dimiliki siswa, bukan hanya kecerdasan akademik tetapi juga misalnya seni dan olahraga.
2. Mementingkan dan mengasah kemampuan siswa untuk memiliki kemampuan menganalisa dan berani memiliki pendapat sendiri.
3. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi siswa baik secara verbal maupun tertulis melalui cara efektif dan santun
4. MEngarahkan dan mendorong siswa untuk berteman dan bersosialisasi serta aktif dalam kegiatan luar ruang
5. Mengunakan teknologi sebagai penunjang kurikulumnya.
16 February, 2009
Ponari.. Dukun Cilik Fenomenal
Berita mencuat hebat... Ponari bocah cilik kelas tiga SD menjadi terkenal setelah dia tersambar petir dan mendapatkan bau yang diyakini bisa menyebuhkan segala penyakit. Sampai saya menulis PONARI masih tetap ditunggu kedatangannya oleh para pasien yang hendak berobat. TApi apakh memang benar ada yang sembuh ketika diobati ? padahal 4 nyawa sudah melayang ketika mereka antri untuk mendapat pengobatan Ponari.
Fenomena ini sangat menarik sekali, dimana secara otomatis bisa kita lihat bagaimana kondisi bangsa ini. Ribuan orang antri untuk berobat ke Ponari.. mencari pengobatan alternatif. MAsyarakat kita masih sangat percaya akan penyembuhan alternatif daripada penyembuhan medical/ dengan pengobatan / Dokter. Ya karena sekarang ini banyak sekali muncul penyakit-penyakit yang kalau dibilang mahal sekali biaya pengobatannya. Kita tidak tahu kenapa untuk sembuh saja harus berobat ke negara tetangga seperti singapura (bagi yang berduit). Bagi yang nggak punya uang ya pasti berdoa, selain berusaha menyembuhkan diri dengan pengobatan alternatif.
Ponari telah membuktikan betapa bangsa ini telah rapuh, kesehatan tak begitu berjalan dengan baik. Kemiskinan masih merajalela. Dimanakah pemimpin yang adil ? bagaimana nasib bangsa ini ke depan ?
Fenomena ini sangat menarik sekali, dimana secara otomatis bisa kita lihat bagaimana kondisi bangsa ini. Ribuan orang antri untuk berobat ke Ponari.. mencari pengobatan alternatif. MAsyarakat kita masih sangat percaya akan penyembuhan alternatif daripada penyembuhan medical/ dengan pengobatan / Dokter. Ya karena sekarang ini banyak sekali muncul penyakit-penyakit yang kalau dibilang mahal sekali biaya pengobatannya. Kita tidak tahu kenapa untuk sembuh saja harus berobat ke negara tetangga seperti singapura (bagi yang berduit). Bagi yang nggak punya uang ya pasti berdoa, selain berusaha menyembuhkan diri dengan pengobatan alternatif.
Ponari telah membuktikan betapa bangsa ini telah rapuh, kesehatan tak begitu berjalan dengan baik. Kemiskinan masih merajalela. Dimanakah pemimpin yang adil ? bagaimana nasib bangsa ini ke depan ?
11 February, 2009
KTSP ganti lagi
Apa kurikulum harus berganti setiap ada pergantian Pemerintahan...? Saya mengalami Beberapa kali pergantian kurikulum diantaranya .... CBSA, KBK dan sekarang KTSP. Rencananya KTSP mau lebih diperbaiki lagi...
Perasaan kurikulum sekarang ini sudah mulai masuk ke akar permasalahan pendidikan kita yaitu pada KTSP ini boleh mengembangkan Kopetensi Dasar sesuai kondisi sekolah. Walau pakai kurikulum secanggih apapun tapi kalau posisi pendidikan di Indonesia belum merata ya kacau. Kita tidak usah membandingkan antar kota di pulau JAwa... tapi bandingkan antar pulau saja.... Jawa yang notabene memang banyak sekali penduduknya sehingga terlihat posisi pendidikan di Pulau ini sangat jauh daripada pendidikan di pulau Papua. tingkat SDM mereka masih di bawah rata-rata... mengherankan... dengan kekayaan alam yang berlimpah tapi untuk tingkat pendidikan sangat minim sekali.
KAlau saya boleh usul sih seharusnya untuk mengejar keteringgalan ini harus menawarkan gaji pada Guru lebih besar mungkin bisa sampai 5 kali lipat dan segala fasilitas yang dipenuhi dan dikontrak hanya beberapa tahun saja. PAsti banyak yang akan daftar, sistem ini telah dipakai pada perekrutan pegawai di Kapal LAut baik kapal pesiar, kapal muatan, atau kapal lainnya. GAji yang besar akan membuat banyak yang akan tergoda.
BAgaimana memulainya... pertama-tama anggaran Pemerintah daerah harus betul-betul 20% yang nantinya difokuskan pada pembangunan sekolah bertaraf International. Contoh pertama kota JayaPura dibuatkan 10 sekolah yang masing-masing sekolah berada di tepi kota (jangan berkelompok di tengah kota)sedangkan untuk kota kecil lainnya bisa hanyanya 2 - 5 sekolah saja. Selanjutnya siswa harus gratis... semua fasilitas disediakan bahkan disediakan penginapan tersendiri. Untuk mendapatkan siswa mudah sekali... setiap suku harus mengirimkan anaknya yang berusia sekolah (sesuaikan dengan kapasitas sekolah... lho nanti dikira militerisasi... caranya mendidik saja ditiru lainnya yang jelek jangan.
dengan cara ini dapat dimungkinkan 10 tahun yang akan datang pasti Papua mampu berbicara di Nasional ,maupun Internasional. Ingat Pendidikan bukanlah investasi sesaat tetapi investasi yang akan datang. Lihat MAlaysia yang 20 tahun lalu banyak sekali siswa mereka yang masuk di Indonesia, bahkan guru disini disuruh mengajar disana. Sekarang..... Pendidikan kita dan SDM kita tertinggal jauh dengan mereka.
Perasaan kurikulum sekarang ini sudah mulai masuk ke akar permasalahan pendidikan kita yaitu pada KTSP ini boleh mengembangkan Kopetensi Dasar sesuai kondisi sekolah. Walau pakai kurikulum secanggih apapun tapi kalau posisi pendidikan di Indonesia belum merata ya kacau. Kita tidak usah membandingkan antar kota di pulau JAwa... tapi bandingkan antar pulau saja.... Jawa yang notabene memang banyak sekali penduduknya sehingga terlihat posisi pendidikan di Pulau ini sangat jauh daripada pendidikan di pulau Papua. tingkat SDM mereka masih di bawah rata-rata... mengherankan... dengan kekayaan alam yang berlimpah tapi untuk tingkat pendidikan sangat minim sekali.
KAlau saya boleh usul sih seharusnya untuk mengejar keteringgalan ini harus menawarkan gaji pada Guru lebih besar mungkin bisa sampai 5 kali lipat dan segala fasilitas yang dipenuhi dan dikontrak hanya beberapa tahun saja. PAsti banyak yang akan daftar, sistem ini telah dipakai pada perekrutan pegawai di Kapal LAut baik kapal pesiar, kapal muatan, atau kapal lainnya. GAji yang besar akan membuat banyak yang akan tergoda.
BAgaimana memulainya... pertama-tama anggaran Pemerintah daerah harus betul-betul 20% yang nantinya difokuskan pada pembangunan sekolah bertaraf International. Contoh pertama kota JayaPura dibuatkan 10 sekolah yang masing-masing sekolah berada di tepi kota (jangan berkelompok di tengah kota)sedangkan untuk kota kecil lainnya bisa hanyanya 2 - 5 sekolah saja. Selanjutnya siswa harus gratis... semua fasilitas disediakan bahkan disediakan penginapan tersendiri. Untuk mendapatkan siswa mudah sekali... setiap suku harus mengirimkan anaknya yang berusia sekolah (sesuaikan dengan kapasitas sekolah... lho nanti dikira militerisasi... caranya mendidik saja ditiru lainnya yang jelek jangan.
dengan cara ini dapat dimungkinkan 10 tahun yang akan datang pasti Papua mampu berbicara di Nasional ,maupun Internasional. Ingat Pendidikan bukanlah investasi sesaat tetapi investasi yang akan datang. Lihat MAlaysia yang 20 tahun lalu banyak sekali siswa mereka yang masuk di Indonesia, bahkan guru disini disuruh mengajar disana. Sekarang..... Pendidikan kita dan SDM kita tertinggal jauh dengan mereka.
Subscribe to:
Posts (Atom)