Setelah melihat pertandingan antara Indonesia melawan Uruguay, rasanya sulit membayangkan Indonesia masuk final piala dunia.. jauuhhh... Permainan yang amburadul... sangat sulit... pingin nagis deh rasanya...
BAbak pertama 1-2 Indonesia memasukkan dahulu... tapi ketika babak kedua ... 1-7... menyakitkan bro... Mbok ya Nurdin HAlid sang pemimpin PSSI berpikir... mau mundur ... kan siapapun pemimpinnya belum tentu baik, tapi setidaknya ada perubahan.. KAlau BApak Nurdin HAlid MAti nggak akan deh membawa JAbatan Ketua PSSI di kuburan... mbok ingat PAK... Siapa bilang tidak ada yang protes...
KAlau ingin maju semua pengurus PSSI ya mau legowo gitu.... biar ganti yang lainnya... apa harus mereka terus... memajukan harus memiliki misi visi yang benar.... juara Asia tenggara saja sudah nggak pernah apalagi ASIA apalagi DUnia..
Ini uneg uneg saya tentang PSSI kita yang nggak kunjung berhasil... Ingat Doa RAkyat itu manjur lho pak... Seperti nyanyian yang terdengar di Gelora Bung KArno.. Buat apa Nurdin-buat apa Nurdin ... NGgak ada gunanya.. lha diganti saja...
08 October, 2010
05 October, 2010
PENGARUH FILM KARTUN PADA ANAK
Mungkin ini dianggap sepele bagi semua orang dewasa, karena sekarang film kartun dianggap membantu pekerjaan dari orang tua mengasuh anak, setidak-tidaknya anak bisa tenang bin diam ketika mereka melihat kartun. TApi tahukah anda efek samping dari melihat film kartun bagi masa depan mereka, pengaruh langsung pada pendidikan mereka.
YAng jelas kinerja otak mereka akan menurun ketika ditemukan dengan hal-hal yang berada disekitar mereka, otak mereka dipenuhi bagaimana atraksi tokoh kartun, kebanyakn bahkan meniru. Inilah yang terjadi di Indonesia, Pemerintah hanya menyadari akan hal peningkatan dan pendidikan tapi tidak memonitor apa yang terjadi di masyarakat terutama tayangan kartun di televisi / TV.
Lihat saja semenjak pagi beberapa TV Swasta nasional sudah menayangkan film kartun, siang juga, sore bahkan sekarang jam 6 sore sampai jam 8 malam juga ada film kartun, padahal 2 tahun lalu jam 6 - 8 malam sangat tabu bila menayangkan film kartun / film anak-anak karena disaat itu mereka sedang belajar. Televisi yang notabene Pendidikan malah yang menyiarkan kartun. Anak-anak senang sekali bisa melihat kartun, ketika kita melarang mereka bisa mengelak, ... kasihan masa depan bangsa ini... dibodohi secara perlahan tapi nggak ngerti... WAHAI PARA PEJABAT TOLONG PERHATIKAN.... FILM KARTUN BOLEH DIPUTAR TAPI LIHAT WAKTU DONK... (jeritan orang tua dan guru)
YAng jelas kinerja otak mereka akan menurun ketika ditemukan dengan hal-hal yang berada disekitar mereka, otak mereka dipenuhi bagaimana atraksi tokoh kartun, kebanyakn bahkan meniru. Inilah yang terjadi di Indonesia, Pemerintah hanya menyadari akan hal peningkatan dan pendidikan tapi tidak memonitor apa yang terjadi di masyarakat terutama tayangan kartun di televisi / TV.
Lihat saja semenjak pagi beberapa TV Swasta nasional sudah menayangkan film kartun, siang juga, sore bahkan sekarang jam 6 sore sampai jam 8 malam juga ada film kartun, padahal 2 tahun lalu jam 6 - 8 malam sangat tabu bila menayangkan film kartun / film anak-anak karena disaat itu mereka sedang belajar. Televisi yang notabene Pendidikan malah yang menyiarkan kartun. Anak-anak senang sekali bisa melihat kartun, ketika kita melarang mereka bisa mengelak, ... kasihan masa depan bangsa ini... dibodohi secara perlahan tapi nggak ngerti... WAHAI PARA PEJABAT TOLONG PERHATIKAN.... FILM KARTUN BOLEH DIPUTAR TAPI LIHAT WAKTU DONK... (jeritan orang tua dan guru)
26 September, 2010
TAnggung Jawab MEngajar
Kadang saya merasa bingung juga, beberapa tahun yang lalu saya tidak pernah mengajar di sekolah, hanya mengajar di lembaga pendidikan khususnya komputer, juga pendidikan komputer pada lainnya, dan masih mengadakan jual-beli-service komputer, belakangan ini kegiatan ini berubah menjadi mengajar (walau sebagaian waktu masih bekerja half time di perusahaan).
TAnggung jawab mengajar inilah yang keluar begitu saja ketika itu, karena pada saat itu saya beranggapan pendidikan di INdonesia IT masih sangat tertinggal, saya mengira mungkin belum ada pengajar IT yang mau dibayar murah ... (bandingkan saja guru komputer SD dengan tehnisi di perusahaan ) so akhirnya saya memutuskan untuk mengajar komputer di sekolah (saat itu sampai 4 sekolah saya ajar semua). Ternyata kesulitan bukan hanya pada SDM guru nya melainkan dana yang kurang.
IT dianggap terlalu tinggi karena ada kebutuhan lain yang mendesak, begitu jawaban KEtua YAyasan maupun Kepala Sekolah. Dan support dari sekolah hanya sekedar pokoknya di sekolah ada pelajaran komputer. SAngat sulit menyadarkan guru-guru bahwa menguasai IT hukumnya wajib. SAya terus berusaha semaksimal mungkin menjelaskan dan terus menyindir dengan berbagai cara. BAik memberitahu bahwa mereka bisa kalah dengan anak SD didikan mereka sendiri. Mereka hanya menjawab IYa ya... tanpa bertindak mengikuti perkembangan jaman. BAgaimana pendidikan ini bisa maju kalau gurunya banyak yang begitu ?
TApi saya masih punya keyakinan bahwa dengan menguasai IT secara baik maka setidak-tidaknya kita akan menjadi negara yang lebih baik, lihat saja SIngapura yang tak memiliki Sumber Daya Alam dan Sumber daya yang sedikit tapi pendidikan mereka dianggap paling berkualitas didunia.... Indonesia HArus Bisa .. PAsti BIsa
TAnggung jawab mengajar inilah yang keluar begitu saja ketika itu, karena pada saat itu saya beranggapan pendidikan di INdonesia IT masih sangat tertinggal, saya mengira mungkin belum ada pengajar IT yang mau dibayar murah ... (bandingkan saja guru komputer SD dengan tehnisi di perusahaan ) so akhirnya saya memutuskan untuk mengajar komputer di sekolah (saat itu sampai 4 sekolah saya ajar semua). Ternyata kesulitan bukan hanya pada SDM guru nya melainkan dana yang kurang.
IT dianggap terlalu tinggi karena ada kebutuhan lain yang mendesak, begitu jawaban KEtua YAyasan maupun Kepala Sekolah. Dan support dari sekolah hanya sekedar pokoknya di sekolah ada pelajaran komputer. SAngat sulit menyadarkan guru-guru bahwa menguasai IT hukumnya wajib. SAya terus berusaha semaksimal mungkin menjelaskan dan terus menyindir dengan berbagai cara. BAik memberitahu bahwa mereka bisa kalah dengan anak SD didikan mereka sendiri. Mereka hanya menjawab IYa ya... tanpa bertindak mengikuti perkembangan jaman. BAgaimana pendidikan ini bisa maju kalau gurunya banyak yang begitu ?
TApi saya masih punya keyakinan bahwa dengan menguasai IT secara baik maka setidak-tidaknya kita akan menjadi negara yang lebih baik, lihat saja SIngapura yang tak memiliki Sumber Daya Alam dan Sumber daya yang sedikit tapi pendidikan mereka dianggap paling berkualitas didunia.... Indonesia HArus Bisa .. PAsti BIsa
15 September, 2010
Mendatangi Guru
Sillaturrahmi merupakan hal yang harus dilakukan, demikian juga kepada orang muda datang ke yang lebih tua. Mendatangi Guru kelihatannya merupakan hal yang wajib dilakukan. Dengan saling berkunjung akan meningkatkan tali persaudaraan dan memperpanjang umur.
Para guru akan senang sekali, mereka dengan sukacita menyambut kedatangan para mantan siswanya, guru merasa lebih dihargai. Ketika berkumpul bisa bertemu dengan teman-teman yang mungkin jarang ketemu atau tidak pernah ketemu. Senang rasanya.... MEmang beda GUru jaman sekarang dengan dulu, kalau sekarang gajinya sudah pasti besar karena banyaknya tunjangan, kalau dulu jangankan sisa, untuk hidup satu minggu belum tentu cukup.
JAman semakin maju, kalau dulu sumber ilmu adalah buku dan guru sekarang bertambah satu INternet. Jadi lebih diperlukan peningkatan moral dimana segala sesuatu menjadi semakin lebih bebas. Tapi belakangan ini website yang biasa diakses untuk melihat hal yang tidak baik ditutup oleh pemerintah (tak bisa diakses lagi). Semoga NEgara ini semakin maju dan makmur rakyatnya
Para guru akan senang sekali, mereka dengan sukacita menyambut kedatangan para mantan siswanya, guru merasa lebih dihargai. Ketika berkumpul bisa bertemu dengan teman-teman yang mungkin jarang ketemu atau tidak pernah ketemu. Senang rasanya.... MEmang beda GUru jaman sekarang dengan dulu, kalau sekarang gajinya sudah pasti besar karena banyaknya tunjangan, kalau dulu jangankan sisa, untuk hidup satu minggu belum tentu cukup.
JAman semakin maju, kalau dulu sumber ilmu adalah buku dan guru sekarang bertambah satu INternet. Jadi lebih diperlukan peningkatan moral dimana segala sesuatu menjadi semakin lebih bebas. Tapi belakangan ini website yang biasa diakses untuk melihat hal yang tidak baik ditutup oleh pemerintah (tak bisa diakses lagi). Semoga NEgara ini semakin maju dan makmur rakyatnya
13 September, 2010
BAlik yuk
Setlah beberapa hari mudik, semua pada hari ini banyak yang balik ke kota lagi, termasuk saya. Untuk saya sudah balik 2 hari yang lalu, kalau nggak wah bisa lemes... macet nya mengerikan kheheheh... BAnyak hal yang perlu dipahami, dipelajari dan dimengerti selama mudik di kampung halaman. Diantaranya adalah bertemu dengan teman lama yang nasibnya tak pernah berubah, dan kalau ditanya kenapa seperti itu dia akan bilang "Yo wis iki TAkdire...!?" Setelah saya bertanya kesana kemari ada hal yang salah dilakukan oleh teman saya ini yaitu dia melakukan usaha yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tak ada inovasi, kretifitas semua seolah tak dilakukannya, dia hanya menunggu air mengalir ke arah mana.
KEmbali bahas BAlik ke kota besar, mengapa terjadi kemacetan yang begitu terus ? dan terulang setiap tahunnya, sedangkan kegiatan ini terjadi setiap tahun, apa sih salahnya ? SAlah satunya pertambahan jumlah kendaraan bermotor yang tak diikuti oleh jumlah jalan. Setiap tahun kendarann roda dua saja bertambah sekitar 3 juta, sedangkan kendaraan beroda empat bisa mencapai 500 ribu pertahun. hal ini sangat menakutkan apabila tidak segera melakukan pembenahan. Perekonomian yang masih terpusat di IBukota membuat semua ini menjadi semakin rumit. Moda tranportasi tidak membuat masyarakat bertambah nyaman tapi malah takut.
Inilah beberapa kisah sedih yang mungkin setiap tahun akan terulang apabila Pemerintah tidak segera menggunakan trik cepat mengatasinya. Pulau JAwa bertambah sesak oleh manusia. MAcet 3 jam menjadi biasa disebuah kota besar seperti JAkarta. yang penting sampai di rumah dengan baik dan selamat.
KEmbali bahas BAlik ke kota besar, mengapa terjadi kemacetan yang begitu terus ? dan terulang setiap tahunnya, sedangkan kegiatan ini terjadi setiap tahun, apa sih salahnya ? SAlah satunya pertambahan jumlah kendaraan bermotor yang tak diikuti oleh jumlah jalan. Setiap tahun kendarann roda dua saja bertambah sekitar 3 juta, sedangkan kendaraan beroda empat bisa mencapai 500 ribu pertahun. hal ini sangat menakutkan apabila tidak segera melakukan pembenahan. Perekonomian yang masih terpusat di IBukota membuat semua ini menjadi semakin rumit. Moda tranportasi tidak membuat masyarakat bertambah nyaman tapi malah takut.
Inilah beberapa kisah sedih yang mungkin setiap tahun akan terulang apabila Pemerintah tidak segera menggunakan trik cepat mengatasinya. Pulau JAwa bertambah sesak oleh manusia. MAcet 3 jam menjadi biasa disebuah kota besar seperti JAkarta. yang penting sampai di rumah dengan baik dan selamat.
08 September, 2010
HARI RAYA ... YUK MUDIK YUK..!!
Sudah adat dari dulu samapi sekarang dan kelihatannya sulit dihilangkan, Mudik atau biasa dibilang pulang kampung. Senang sekali deh rasanya... ketemu teman-teman sekampung dulu ketika kecil, lha kalau yang sudah nggak punya kampung... kasihan...
BAnyak sekali manfaat dari mudik ini di lihat dari segala sisi, bagi pekerja bisa beristirahat dan melupakan kegiatan yang sudah sering dilakukan, sedangkan yang anak-anak senang karena menghirup udara yang lebih segar. JAdi siapkan saja dirimu yang mau mudik, mulai dari peralatan dan perbekala yang mau dibawa mudik.
Dikampung memang beda di desa, karena banyak yang mudik perekonomian menjadi bergerak, pada saat inilah kota-kota besar tambah sepi, transaksi, telepon semua pindah ke daerah. TApi karena hal inilah uang bisa mengalir ke daerah-daerah.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAP LAHIR BATHIN... YUK MUDIK..
BAnyak sekali manfaat dari mudik ini di lihat dari segala sisi, bagi pekerja bisa beristirahat dan melupakan kegiatan yang sudah sering dilakukan, sedangkan yang anak-anak senang karena menghirup udara yang lebih segar. JAdi siapkan saja dirimu yang mau mudik, mulai dari peralatan dan perbekala yang mau dibawa mudik.
Dikampung memang beda di desa, karena banyak yang mudik perekonomian menjadi bergerak, pada saat inilah kota-kota besar tambah sepi, transaksi, telepon semua pindah ke daerah. TApi karena hal inilah uang bisa mengalir ke daerah-daerah.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAP LAHIR BATHIN... YUK MUDIK..
26 August, 2010
Puasa Adalah Mendidik
Puasa ramadhan :
Suatu pelatihan (training) untuk melawan hawa nafsu yang diawasi oleh Allah SWT
dengan tujuan menjadi orang yang bertaqwa
Manfaat puasa untuk Bio (fisik) :
Makan diatur
Organ tubuh istirahat, bekerja pada waktunya
Keluhan penyakit akan berkurang
Dengan sholat badan sehat
Manfaat Spiritual :
Makin dekat dengan Allah SWT (dzikir, istighfar, dll)
Lebih profesional kepada Allah SWT
Lebih Qonaah, istiqomah
Lebih sabar, ikhlas
Kegiatan Akherat lebih banyak
Manfaat untuk Social :
Buka bersama (Ta’jil)
Banyak sedekah, zakat
Sholat berjamaah ( tarawih)
Silaturahim
Manfaat Kultural :
Tidak deskriminatif
Muslim beriman
Rasa kebersamaan
Manfaat untuk Psikis :
Tidak boleh marah (sabar)
Tidak mengeluh
Daya tahan tubuh meningkat
Hati tenang
MAcam-macam PEnyakit
Hati : Iri, dengki, sombong dll
Fisik : Jantung, Stroke,Kanker,DM dll
Psikis : Cemas, gelisah, “ Stress “ dll
Sosial : “ Medit “ dll
Spiritual : “ Muall ......dll
PENYEMBUHAN PENYAKIT :
HATI : dengan Dzikir & Membaca Alqur’an
PIKIRAN : dengan Sholat Tahajjud
FISIK : dengan Berpuasa , Sholat
AKHLAK : dengan Beramal sholeh yang ikhlas
VITAMINNYA : dengan membaca Sholawat
REZEKI : dengan memperbanyak sedekah
Suatu pelatihan (training) untuk melawan hawa nafsu yang diawasi oleh Allah SWT
dengan tujuan menjadi orang yang bertaqwa
Manfaat puasa untuk Bio (fisik) :
Makan diatur
Organ tubuh istirahat, bekerja pada waktunya
Keluhan penyakit akan berkurang
Dengan sholat badan sehat
Manfaat Spiritual :
Makin dekat dengan Allah SWT (dzikir, istighfar, dll)
Lebih profesional kepada Allah SWT
Lebih Qonaah, istiqomah
Lebih sabar, ikhlas
Kegiatan Akherat lebih banyak
Manfaat untuk Social :
Buka bersama (Ta’jil)
Banyak sedekah, zakat
Sholat berjamaah ( tarawih)
Silaturahim
Manfaat Kultural :
Tidak deskriminatif
Muslim beriman
Rasa kebersamaan
Manfaat untuk Psikis :
Tidak boleh marah (sabar)
Tidak mengeluh
Daya tahan tubuh meningkat
Hati tenang
MAcam-macam PEnyakit
Hati : Iri, dengki, sombong dll
Fisik : Jantung, Stroke,Kanker,DM dll
Psikis : Cemas, gelisah, “ Stress “ dll
Sosial : “ Medit “ dll
Spiritual : “ Muall ......dll
PENYEMBUHAN PENYAKIT :
HATI : dengan Dzikir & Membaca Alqur’an
PIKIRAN : dengan Sholat Tahajjud
FISIK : dengan Berpuasa , Sholat
AKHLAK : dengan Beramal sholeh yang ikhlas
VITAMINNYA : dengan membaca Sholawat
REZEKI : dengan memperbanyak sedekah
15 August, 2010
Indonesia Tidak Pernah Dijajah 350 Tahun
Sejarahwan Universitas Negeri Medan, Ichwan Azhari, mengatakan tidaklah benar bahwa Indonesia pernah dijajah Belanda selama 350 tahun. Karena jika angka tersebut dianggap sebagai suatu kebenaran, maka awal mula penjajahan di Indonesia adalah tahun 1592.
"Padahal, bangsa Belanda pada tahun 1592 itu belum tiba di Indonesia. Belanda sendiri tiba di Indonesia, yakni di Banten, pada tahun 1552 di bawah pimpinan Cornelius De Houtman untuk menjajaki potensi perdagangan di Indonesia," katanya di Medan, Sabtu.
Oleh karena itu, kata dia, yang benar adalah bahwa Belanda memerlukan waktu selama lebih kurang 300 tahun untuk menaklukkan Indonesia.
Hal ini ditandai oleh maraknya penentangan pemerintahan di sejumlah daerah untuk menolak intervensi Belanda seperti Raja Tallo, Iskandar Muda, dan Sultan Agung yang semuanya muncul dari beberapa wilayah di Indonesia.
Ia mengatakan, masa penjajahan di Indonesia tidak bisa digeneralisasikan untuk semua kawasan di Indonesia karena setiap daerah memiliki masa waktu berbeda untuk dijajah oleh bangsa asing.
Oleh karena itu, dalam pembelajaran sejarah di sekolah-sekolah, mutlak dilakukan reformasi pembelajaran sejarah.
Sementara itu, staf peneliti Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas negeri Medan (Unimed), Erond Damanik, merujuk pada pendapat GJ Resink Tahun 1987 dalam bukunya Raja dan Kerajaan Yang Merdeka Di Indonesia Tahun 1850-1910. Disebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 1850 hingga 1910, masih banyak daerah di Indonesia yang masih merdeka atau belum diduduki oleh Kolonial Belanda.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masa Indonesia dijajah Belanda tidak benar selama 350 tahun, karena hingga tahun 1907 masih banyak wilayah yang bebas dari pengaruh Belanda.
Misalnya, di Sumatera Utara ada perang Sisingamangaraja (1887-1907), Kiras Bangun (1901-1905), Rondahaim (1870-1889), maupun Datuk Sunggal masih mengobarkan perang terhadap Belanda termasuk wilayah Aceh.
"Justru yang benar adalah sebaliknya, yakni Belanda membutuhkan waktu sekitar 300 tahun untuk menaklukkan seluruh wilayah di Indonesia. Jadi, mari sama-sama kita luruskan perjalanan bangsa ini. Kita tidak pernah dijajah selama 350 tahun, tapi justru yang terjadi adalah Belanda memerlukan waktu selama 300 tahun untuk menaklukkan kita," katanya.
dikutip dari
MEDAN, KOMPAS.com
"Padahal, bangsa Belanda pada tahun 1592 itu belum tiba di Indonesia. Belanda sendiri tiba di Indonesia, yakni di Banten, pada tahun 1552 di bawah pimpinan Cornelius De Houtman untuk menjajaki potensi perdagangan di Indonesia," katanya di Medan, Sabtu.
Oleh karena itu, kata dia, yang benar adalah bahwa Belanda memerlukan waktu selama lebih kurang 300 tahun untuk menaklukkan Indonesia.
Hal ini ditandai oleh maraknya penentangan pemerintahan di sejumlah daerah untuk menolak intervensi Belanda seperti Raja Tallo, Iskandar Muda, dan Sultan Agung yang semuanya muncul dari beberapa wilayah di Indonesia.
Ia mengatakan, masa penjajahan di Indonesia tidak bisa digeneralisasikan untuk semua kawasan di Indonesia karena setiap daerah memiliki masa waktu berbeda untuk dijajah oleh bangsa asing.
Oleh karena itu, dalam pembelajaran sejarah di sekolah-sekolah, mutlak dilakukan reformasi pembelajaran sejarah.
Sementara itu, staf peneliti Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas negeri Medan (Unimed), Erond Damanik, merujuk pada pendapat GJ Resink Tahun 1987 dalam bukunya Raja dan Kerajaan Yang Merdeka Di Indonesia Tahun 1850-1910. Disebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 1850 hingga 1910, masih banyak daerah di Indonesia yang masih merdeka atau belum diduduki oleh Kolonial Belanda.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa masa Indonesia dijajah Belanda tidak benar selama 350 tahun, karena hingga tahun 1907 masih banyak wilayah yang bebas dari pengaruh Belanda.
Misalnya, di Sumatera Utara ada perang Sisingamangaraja (1887-1907), Kiras Bangun (1901-1905), Rondahaim (1870-1889), maupun Datuk Sunggal masih mengobarkan perang terhadap Belanda termasuk wilayah Aceh.
"Justru yang benar adalah sebaliknya, yakni Belanda membutuhkan waktu sekitar 300 tahun untuk menaklukkan seluruh wilayah di Indonesia. Jadi, mari sama-sama kita luruskan perjalanan bangsa ini. Kita tidak pernah dijajah selama 350 tahun, tapi justru yang terjadi adalah Belanda memerlukan waktu selama 300 tahun untuk menaklukkan kita," katanya.
dikutip dari
MEDAN, KOMPAS.com
14 August, 2010
Tabung, Selang, Regulator dan Kompor Gas Elpiji
Ketika menerima gratis satu set peralatan dari Pemerintah Tabung, Selang, Regulator dan Kompor Gas Elpiji kami semua rakyat indonesia sangat senang. Dengan iklan yang dikeluarkan pemerintah bahwa elpiji lebih hemat bersih dan aman kami semua merasa diuntungkan, tapi itu terjadi 3 tahun lalu.
Sekarang semua berubah menjadi rasa takut, setiap hari terjadi ledakan tabung gas elpiji dkarenakan banyak hal. BAhkan karena sindrome ini kami yang notabene keluarga berpendidikan (Kakaek guru, BApak GUru, saya juga guru heheheh) juga merasa khawatir. Kejadian ini sudah 1 bulan yang lalu dimana tabung gas elpiji dirumah mendesis (bersuara) + bau elpiji. Sesuai petunjuk di MEdia kami taruh kaos basah diatas tabung dan kami tidak menyalakan api alias tak memasak.
Setelah kami selidiki ternyata regulator bermasalah, ya akhirnya beli regulator seharga Rp 65.000,- (yang katanya lumayan baik ada juga sih yang 35 ribu cuman cepet rusak). PAdahal satu tahun yang lalu saya sudah mengganti selang + Kompor + Regulator kok ya masih cepet rusak ya... untung tabungnya ditukar terus kalau habis.
Sekedar masukan saja buat Pemerintah, kelihatannya Tabung, Selang, Regulator dan Kompor Gas Elpiji memang harus diganti lagi karena usia pakai mereka sudah aus. JAngan dibiarkan saja, lihat pasti ada yang bocor terus. HArusnya ini sudah diketahui pemerintah karena peralatan tidak mungkin awet selamanya ada kadaluarsa.
BAgi yang berpenghasilan oke sih nggak masalah kalo yang berpenghasilan pas apalagi kurang ? pakai yang ada dan blarrrr..... kok hal kayak begini pemerintah nggak ngerti ya... apa ngerti tapi dibiarkan, apa masyarakat disuruh beli sendiri ? KAlau pakai kompor minyak kalau rusak tinggal ganti sumbu, bocor bisa ditembel sendiri.
GIMANA PEMERINTAH... DENGARKAN DONK...
Sekarang semua berubah menjadi rasa takut, setiap hari terjadi ledakan tabung gas elpiji dkarenakan banyak hal. BAhkan karena sindrome ini kami yang notabene keluarga berpendidikan (Kakaek guru, BApak GUru, saya juga guru heheheh) juga merasa khawatir. Kejadian ini sudah 1 bulan yang lalu dimana tabung gas elpiji dirumah mendesis (bersuara) + bau elpiji. Sesuai petunjuk di MEdia kami taruh kaos basah diatas tabung dan kami tidak menyalakan api alias tak memasak.
Setelah kami selidiki ternyata regulator bermasalah, ya akhirnya beli regulator seharga Rp 65.000,- (yang katanya lumayan baik ada juga sih yang 35 ribu cuman cepet rusak). PAdahal satu tahun yang lalu saya sudah mengganti selang + Kompor + Regulator kok ya masih cepet rusak ya... untung tabungnya ditukar terus kalau habis.
Sekedar masukan saja buat Pemerintah, kelihatannya Tabung, Selang, Regulator dan Kompor Gas Elpiji memang harus diganti lagi karena usia pakai mereka sudah aus. JAngan dibiarkan saja, lihat pasti ada yang bocor terus. HArusnya ini sudah diketahui pemerintah karena peralatan tidak mungkin awet selamanya ada kadaluarsa.
BAgi yang berpenghasilan oke sih nggak masalah kalo yang berpenghasilan pas apalagi kurang ? pakai yang ada dan blarrrr..... kok hal kayak begini pemerintah nggak ngerti ya... apa ngerti tapi dibiarkan, apa masyarakat disuruh beli sendiri ? KAlau pakai kompor minyak kalau rusak tinggal ganti sumbu, bocor bisa ditembel sendiri.
GIMANA PEMERINTAH... DENGARKAN DONK...
04 August, 2010
JANGAN MEMAKSA SISWA UNTUK BELI BUKU !
Sebenarnya kejadian ini sudah beberapa hari yang lalu, tapi sangat pantas kalau saya angkat cerita ini di blog pendidikan ini. Keponakan saya yang tinggal di sebuah kota kecil mengalami masalah dengan sekolah. Dia sebenarnya tidak diwajibkan untuk membeli buku pelajaran tapi guru hanya menyarankan. Karena tidak wajib beli disekolah maka Ibunya (kakak saya) mencari informasi untuk beli buku tersebut, setelah mendapt informasi ternyata harga buku yang dijual di sekolah lebih tinggi dari yang dibeli di toko.
Biasa, ibu-ibu .. kalau tahu murah pasti dibeli, nah ternyata ketika disekolah keponakan saya namanya juga anaka polos ketika ditanya ya jawab sudah beli dan harganya lebih murah, eee kok malah dimarahi (mungkin guru sedikit tersinggung). Pulang sekolah keponakan nangis ketika dijemput ibunya dan bilang Ibu dipanggil kepala sekolah. DEngan pikiran yang emosi juga Ibu menemui kepala sekolah. Sayang disini kepala sekolah kelihatannya juga lagi emosi. Karena takut ada keributan kepala sekolah memanggil beberapa guru (cari temen gitu) agar bisa menyidang kakak saya.
Sebenarnya tidak ada masalah, cuman banyak sekali kata-kata yang keluar dari Kepala sekolah ini yang menyakitkan kakak saya. Ketika pulang dia langsung lapor suami. BEli buku tidak wajib, apalagi memaksa, itu kesimpulan nya. secara tidak langsung hal ini membuat suami kakak saya bertanya ke sana kemari. Bahkan tanya ke saya juga (heheheh) saya langsung memberikan masukkan bahwa lebih baik kepala sekolah didatangi saja dulu, lalu jelaskan permasalahannya, Apakah nantinya kepala sekolah mau minta maap ? kalau tidak lebih baik minta anaknya pindah dari sekolah situ karena ini termasuk intimidasi, dan kepala sekolah sudah tidak rasional lagi.
Alhamdulillaah semuaberjalan baik bahkan kepala sekolah mengakui kesalahannya ketika suami kaka saya menjelaskan permasalahannya. Inilah sekilas kejadian yang mungkin juga terjadi disekolah lainnya, bagi mereka yang tidak mengerti bisa saja dibuat mainan oleh pihak sekolah. Intinya adalah jangan memaksa siswa untuk beli buku karena sekarang ini ada BSE, lalu ada dana BOS, BOPDA dan lainnya.
Biasa, ibu-ibu .. kalau tahu murah pasti dibeli, nah ternyata ketika disekolah keponakan saya namanya juga anaka polos ketika ditanya ya jawab sudah beli dan harganya lebih murah, eee kok malah dimarahi (mungkin guru sedikit tersinggung). Pulang sekolah keponakan nangis ketika dijemput ibunya dan bilang Ibu dipanggil kepala sekolah. DEngan pikiran yang emosi juga Ibu menemui kepala sekolah. Sayang disini kepala sekolah kelihatannya juga lagi emosi. Karena takut ada keributan kepala sekolah memanggil beberapa guru (cari temen gitu) agar bisa menyidang kakak saya.
Sebenarnya tidak ada masalah, cuman banyak sekali kata-kata yang keluar dari Kepala sekolah ini yang menyakitkan kakak saya. Ketika pulang dia langsung lapor suami. BEli buku tidak wajib, apalagi memaksa, itu kesimpulan nya. secara tidak langsung hal ini membuat suami kakak saya bertanya ke sana kemari. Bahkan tanya ke saya juga (heheheh) saya langsung memberikan masukkan bahwa lebih baik kepala sekolah didatangi saja dulu, lalu jelaskan permasalahannya, Apakah nantinya kepala sekolah mau minta maap ? kalau tidak lebih baik minta anaknya pindah dari sekolah situ karena ini termasuk intimidasi, dan kepala sekolah sudah tidak rasional lagi.
Alhamdulillaah semuaberjalan baik bahkan kepala sekolah mengakui kesalahannya ketika suami kaka saya menjelaskan permasalahannya. Inilah sekilas kejadian yang mungkin juga terjadi disekolah lainnya, bagi mereka yang tidak mengerti bisa saja dibuat mainan oleh pihak sekolah. Intinya adalah jangan memaksa siswa untuk beli buku karena sekarang ini ada BSE, lalu ada dana BOS, BOPDA dan lainnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)