17 December, 2010

Jangan terlalu Banyak Extra Pelajaran

Jangan menganggap dengan memberikan kegiatan extra pada anak bisa menjadikan anak lebih baik. Beberap anak yang saya temui mereka kebanyakan juga mengeluh akibat presure dari orang tua mereka. Mungkin maksud dari orang tua baik, tapi hal itu tidak bisa dibenarkan juga. ANak-anak harus ada waktu bermain setiap hari... jangan bermain ditentukan harinya, ini bisa merusak kebahagiaan dasar mereka.

Kegiatan extra boleh diberikan selama kegiatan santai mereka juga seimbang. Kadang les pelajaran sekolah juga dilakukan sehingga menyita waktu mereka. Tingkat kejenuhan anak sangatlah tinggi, karena mereka hanya ingin santai, untuk menggapai segala sesuatu saja memang harus diarahkan api jangan terlalu ketat.

Disiplin itu baik, tapi alangkah lebih baik tanyakan pada mereka yang melakukannya, bagaimana agar komunikasi tetap berjalan, prestasi meningkat dan keinginan mereka bisa tersalurkan. Kebahagiaan anak adalah segalanya....

11 December, 2010

SEPAKBOLA MENDIDIK KITA BERSATU

Tahu nggak kenapa PSSI tidak bisa diotak-atik sama pemerintah, karena sepakbola harus independent tak boleh ada campur tangan pemerintah. Lihat saja Nurdin Halid yang samapai sekarang masih tetap bertahan sebagai ketua umum PSSI, sampai-sampai Presiden mengadakan musyawarah bersama sepakbola di Malang guna memajukan Sepakbola Indonesia yang tak kunjung maju.

Nah sekarang ini, piala asia Tenggara menang dan juara group dengan mengantungi 3 kali menang terus. Baru kali ini lho Indonesia menang terus di penyisihan group. Lihat sekarang ini, semua TV, Infotainment menceritakan Timnas Indonesia. Kita semua berharap kali ini Indonesia bawa pulang piala AFF.

Masyarakat seperti bersatu, mendukung Timnas, ya sepakbola juga merupakan alat pemersatu bangsa. Semua dari berbagai suku, adat bersatu fokus menEriakkan INDONESIA MENANG... Bawalah GAruda Terbang tinggi wahai punggawa bangsa....

04 December, 2010

Indonesia Menang

Saya nggak tahu... sekarang ini seneng atau bangga, tapi yang pasti kemenangan Sepakbola Indonesia atas LAos (6-0) dan Malaysia (5-1) merupakan hal yang paling dinanti oleh masyarakat Indonesia. Sudah lama nggak menang, nggak punya piala.

Walau di Timnas saat ini ada pemain naturalisasi yaitu Irfan Bachdim dan Christian Gonzales tapi gol ke gawang lawan diciptakan oleh pemain-pemain Indonesia yang lain juga. Cuman sekarang lebih banyak, jadi jangan sombong dululah.... bahaya... LAwan Thailand, lalu masuk semifinal, ke Final dan menang masih jauh.... moga bisa bawa piala AFF Ke Indonesia... Semangat deh.

Semangat Mengajar Kendur

Setelah mengajar beberapa tahun ini, saya merasakan kebosanan, maklum materi yang diajarkan sudah tidak memenuhi kriteria yang saya inginkan sedangkan siswa harus tetap mendapatkan. Berbagai cara sudah saya coba, kebentur masalah modal.

Memang pemerintah sudah memperhatikan, tapi masih belum bisa kita maksimalkan. Dana BOS lah, ... Pendamping.... atau tunjangan guru.... dan lainnya. Memotivasi sendiri memang agak ribet, lebih enak memotivasi orang lain. Mengajar mungkin sudah menjadi keharusan ya... tapi saya ingin berbuat lain dulu... baru setelah itu akan mengajar lagi.... cuman bagaimana memulainya..?!?

23 November, 2010

Bangga Mendidik Anak menjadi JUARA

Kali ini saya sudah bisa membuktikan, bahwa saya bisa mendidik siswa-siswi menjadi yang disegani. Walau sekolah negeri dan tidak seperti sekolah favorit (karena berada dipinggir) dengan orang tua siswa yang kebanyakan pedagang pasar tapi saya bisa mendapatkan emas dari mereka. Melatih mereka menjadikan juara + mendapat piala.

Kebanggaan tersendiri, tapi semua itu juga harus mendapat dukungan dari guru lainnya dan yang paling penting orang tua. Fungsi saya hanya sekedar melatih. Dukungan full dari orang tua juga sangat saya butuhkan. Ada beberapa yang nakal juga sampai sama orang tuanya tidak dipercaya (karena sering menipu) sehingga ketika dia bilang ikut lomba orang tua tidak percaya sama sekali. Akhirnya saya harus datang kerumahnya dan menjelaskan semua.

Belum menjadi yang nomer satu sih... tapi itu sudah bisa membuat saya bangga sekali. Kebanggaan ini saya rasakan sampai tak bisa menahan haru. Inilah bukti bahwa semua orang itu sama cuman bagaimana mereka mendapatkan perhatian dari siapa saja yang disekitarnya dan memberi motivasi. Cita-cita saya sudah tercapai dalam mengajar, mungkin saya hanya berkeinginan lebih untuk level diatasnya. Hanya satu yang saya tanamkan dan sangat mendasar ... SAYA BISA... SAYA PASTI BISA.... dan berlatih terus menerus...

11 November, 2010

Pendidikan BAngsa

Kali ini kritik terhadap pendidikan bangsa ini sangat perlu dilakukan lagi, maklum.. ternyata korupsi di pemerintahan masih ada, tapi lebih bersifat profesional. Sebenarnya dalam bisnis korupsi sudah tidak ada, tapi coba saja lihat semua dengan teliti. TEtap. TErbukti dari perekrutan CPNS yang bebebrapa hari yang lalu meledak karena calo salah strategi. NAh kalo calo itu benar cara memasukkan CPNS pasti tidak akan terbongkar.

Berhubung yang tertipu banyak akhirnya mereka melaporkan kejadian itu. NAh apakah dikota lain juga seperti itu ? kemungkinan besar masih seperti itu. KOrupsi dan Nepotisme yang masih begitu mengakar di Indonesia memang harus terus dilakukan pemberantasan yang baik dan terus diawasi. Dan Pendidikan bangsa akan korupsi harus segera masuk Kurikulum sekolah. KOrupsi dikehidupan sehari-hari harus juga didisiplinkan bin dihapus. Lihat siswa yang datang terlambat, malas belajr, tidak mengerjakan PR dan bermain sendiri waktu belajar. Ini merupakan korupsi yaitu korupsi waktu..

04 November, 2010

Bimbingan Belajar / BIMBEL / LBB

BEberapa hari ini saya sangat tertarik akan Bimbingan belajar, mencari tahu 5 W 1 H. Ada juga teman yang sudah berhasil mendirikan LBB sehingga membuat saya semakin tertarik. Seharusnya kalau sistem pendidikan di INdonesia baik tidak perlu adanya LBB / BImbel. KArena jaminan lulusan akan baik dan tidak perlu Les lagi.

Ada beberpa pengertian yang salah yang terjadi di masyarakat dan sudah menjadi hal yang biasa. Salah satunya adalah apabila anaknya di masukkan di BImbingan belajar maka mereka akan terjamin masuk di SMP / SMA / Universitas NEgeri sehingga ketika berada di BIMBEL yang ada hanya latihan soal terus menerus. TApi inilah yang menimbulkan pertumbuhan minat yang cukup besar di masyarakat apalagi orang tua kadang tidak sempat mengajari anak-anaknya atau kadang tidak paham pelajaran anak, so LEs kan saja begitu solusinya.

KArena banyak sekali yang menginginkan anaknya ikut Bimbingan belajar maka secara otomatis jumlah BIMBEL meningkat sangat pesat. Biaya ? Orang tua tak begitu peduli apalagi yang berduit banyak....... Apapun akan dilakukan demi anak tercinta

27 October, 2010

Ternyata Di SMP Juga

terdengar kabar kurang mengenakkan di lingkungan MTS daerah saya mengajar, maklum kalau kemarin di SD mungkin hanya rekaman artis , lha kalau ini mereka melakukan dan merekamnya, cuman kenyataannya masih dalam penyelidikan warga. AKhirnya diperlukan razia HP di sekolah-sekolah dan melihat apa isi dari Hp mereka.

DAri sekian banyak yang disita ternyata memang ada beberapa Hp yang berisi foto vulgar, cuman video rekaman yang dicari tidak ketemu. Untuk anak-anak SMP sederajat memiliki trik untuk mengelabui guru ketika diperiksa. Sebagian siswa in taku kalau Ponsel disita dan tidak dikembalikan sehingga mereka mengumpulkan milik teman-temannya dan dimasukkan dalam tas kresek lalu dibuang di tempat sampah disekitar kelas.

Trik ini mudah sekali dibaca cuman kadang para guru lupa memeriksa tempat sampah. Dan memang disaat itu ditemukan tas kresek berisi 5 HP... lumayan ...
BAgaimana menyiasati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan para siswa ? toh mereka kalau tidak diperbolehkan membawa mereka akan bingung berkomunikasi dengan orang tuanya atau lainnya. Mungkin mereka bisa dikasih tahu agar membawa HP yang tak berkamera... ini salah satu solusi agar tidak terjadi foto memoto dan rekam merekam. Dan mungkin solusi lainnya.

20 October, 2010

Film Porno di HP Siswa

TErjadi kehebohan, dan mungkin ini bisa terjadi di manapun sekolah. Seorang siswa SD membawa Handphone Bapaknya, oleh bapak diperbolehkan, mungkin Bapaknya menganggap si kecil yang duduk di bangku SD hanya tahu sekilas tentang HP. TErnyata salah besar, si anak tadi sangat cerdas dalam mengotak atik dalam HP yang memiliki Foto bahkan bisa merekam.

TAnpa sepengatahuan BApaknya, si anak SD yang terkenal pendiam ini bisa membuka folder dimana tersimpan film-film yang di copy Bapaknya, dan disinilah masalah itu terjadi... ternyata salah satu file film tadi adalah film porno. NAmanya anak melihat hal ini sangat aneh dan terkejut, ketika di bawa ke sekolah dia menunjukkan ke teman-temannya... mereka hanya tertawa dan ada yang mengernyitkan dahi.... GUru di sekolah tidah mengetahui hal ini

Sepulang sekolah salah satu teman ANak tadi menceritakan hal ini kepada BApaknya, sungguh langsung saja Bapaknya ke Sekolah memberitahu Kepala Sekolah. Kepala Sekolah mengetahui hal ini sangat terkejut sehingga melakukan razia HP di sekolah, sayang si pembawa HP berisi hal yang tak senonoh itu sudah tak membawa HP lagi...

Tindakan yang diperlukan dalam hal ini Pendidik / guru menjelaskan ke orang tua siswa dan memberitahu untuk lebih berhati-hati, memberi peringatan keras pada siswa. Semua ini juga harus diberitahukan pada orang tua siswa agar lebih berhati-hati. KEmajuan IT memang baik tapi kalau pengawasan dibiarkan longgar kasihan masa depan bangsa ini..!>!?

16 October, 2010

MENINGKATNYA IT

Perlu diketahui bahwa peningkatan IT tidak serta merta mempengaruhi tingkat pendidikan di suatu negara kalau tidak dibarengi dengan kebijakan pemerintah pada masyarakat. Jadi walau Informasi Teknologi khususnya di negeri kita meningkat kelihatannya kebijaksanaan yang mengawalnya terlambat.

Lihat saja masalah konten pornografi di Indonesia, Pemerintah bilang mereka tidak berdaya.... padahal di China bisa lho memblokir semua situs yang diinginkan untuk diblokir.. akhirnya beberapa bulan belakangan ini Menkominfo bisa melakukannya walau belum maksimal. TApi kadang juga salah kaprah, yang penting ada niatan baik dari Pemerintah. Kenapa China begitu leluasa mengatur semua sampai-sampai Mbah Google yang notabene Search engine terhebat saja takut....

KArena tenaga IT disana benar-benar dihargai setimpal denga keahliannya, lihat di Indonesia... kalau pingin hasil lebih ya banyak bicara saja seperti MAs Roy Suryo, tapi apakah gaji mas Roy suryo bisa menglahkan GAji peblogger handal Indonesia.. yang tentu saja nggak mau kerja dibawah pemerintah. BEberapa teman saya memiliki gaji minimal 4000 U$D atau sekitar 35 Juta/ bulan bahkan ada yang lebih lho... inilah kenyataan di Indonesia yang memang kita harus selalu melakukan kritik dan pembenahan disana-sini.

Semoga par ahli IT Indonesia bersedia menyumbangkan pemikirannya untuk kemajuan bangsa ini