23 February, 2008

Games tidak senonoh Rambah Siswa ..!?

ah... di indonesia mulai masuk games tidak senonoh yang sangat merusak mental kaum muda indonesia (kaum pelajar). dengan bebas para pengedar menyebarkan bahkan menyewakannya.. sungguh sangat keterlaluan.Saat baca koran hari ini rasanya kayak ditusuk tusuk dech jiwa ini..... apa sich dibenak mereka para pencipta dan pengedar games porno. Bahkan adegan- adegan yang tidak sepatutnya dilihat oleh anak Sekolah DAsar pun sudah beredar ke HP mereka.... YA ALLAH apa yang terjadi.... bencana dimana mana... tak ada tempat bersembunyi... marilah sadar.. mari kita nulai dari diri kita lalu lingkungan sekitar kita. Jujur saja ketika beredar bilik warnet untuk kegiatan yang tidak sepantasnya (karena tertutup.. dan tidak diketahui oleh penjaga), pemilik warnet menganggap itu biasa... bahkan terlihat seperti halal saja..... SAYA paling tidak setuju dengan WARNET dengan BILIK tertutup.... mereka bisa mendownload apa saja, melihat apa saja .. tanpa kontrol moral sangat mustahil bisa dihentikan .....................

AYO KITA BERSAMA BERNIAT
MEWUJUDKAN PENINGKATAN MORAL DAN IMAN ANAK DIDIK KITA

19 February, 2008

Lulus Sarjana ... Nganggur..?!!!

Banyak lulusan sarjana di Indonesia yang hanya menggantungkan pada pmerintah. komentar dari wakil rakyat kita di senayan sono.... depdiknas salah dalam menerapkan sistem yang ada sehingga gagal melahirkan lulusan yang mandiri dan siap bersaing. 75% lulusan sarjana pasti masuk PNS sedangkan 25% yang bekerja mandiri. Tapi kalau dilihat secara sekilas sih malah banyak yang nganggur .... Lihat saja jurusan manjemen yang meluluskan banyak lulusan tapi sulit sekali diserap pasar, dan merekapun hanya mengandalkan lamaran ke perusahaan-perusahaan. mungkin hanya 1 % yang bisa bekerja mandiri (atau bahkan kurang ya?).
Kenapa bisa begitu ? Dulu ketika saya kuliah dan menanyakan mengapa tidak ada pelatihan yang efektif pada mahasiswa.. para dosen, dekan, rektor menjawab " ya kalau mau usaha mandiri mas salah milih jurusan ..!?!? PAnas telinga saya, padahal waktu itu adalah acara penjelasan yudisium dan perpisahan fakultas yang mengundang nara sumber dari luar yang memiliki usaha/ perusahaan besar di Surabaya.
Inilah sebnarnya yang terjadi, Mahasiswa hanya disuruh mengikuti pelajaran sampai tuntas.. lulus , bisa cari pekerjaan. Sekarang ijasah mereka mungkin tak bisa dipakai bila melamar ke perusahaan, karena mereka ingin pokoknya kerja, jadi SMA saja sudah cukup.

Apa yang perlu dibenahi....! Mari bersama mulai dari diri kita sendiri untuk terus memotivasi lulusan baru untuk bisa membuka usaha baru. DPR ? bisanya hanya mencaci... Tunjukkan donk kepedulianmu dengan menaikkan anggaran pendidikan ... Kalau seperti ini terus.. 10 tahun lagi pasti ada generasi yang ber SDM paling terendah di Asia bahkan dunia.

11 February, 2008

DOSEN DISERTIFIKASI

Rencananya program sertifikasi untuk dosen dimulai tahu ini. Seluruh indonesia total yang akan disertikasi kurang lebih 12.000 , tetapi untuk para dosen yang bergelar guru besar sebanyak 3.000 akan mendapatkan hak sertifikasi lebih awal baru berikutnya yang lainnya. Kualifikasi wajib Dosen yang ikut sertifikasi adalah mereka yang sudah S2 / S3 dan juga telah mengajar minimal 2 tahun.

Senang ya Pak dan Bu Dosen... semoga lebih fokus mengajarnya. Untuk dosen yang akan dipilih berdasarkan kebijakan Kopertis masing- masing (tidak membedakan swata ataupun Negeri)

31 January, 2008

Guru kerja sambilan melawak..!

Tiga guru SD di Surabaya mempunyai sambilan bekerja setelah mereka mengajar, menerima job melawak. dimuat di harian KOmpas dan SIndo hari ini. gaji mereka kurang dari Rp 400 rb padahal standart UMR saja Rp 725 rb..
kalau dipikir dan dilihat nyatanya ya pasti gaji segitu tidak cukup donk....!?! makanya nyambi melawak. Bahkan mereka mengikuti Audisi API TPI di Surabaya, mereka berharap lolos ke JAkarta, tapi belum mendapatkannya.
LAin lagi para guru TK di Jombang, mereka digaji hanya 100 - 200 ribu / bulan. gimana sich pemerintah daerah .. BAgaimana negara ini bisa maju wong yang mendidik saya tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya...
Tunjangan fungsional akan sangat membantu mereka, tapi syarat mendapatkannya harus Sarjana, mengajar 24 jam seminggu, sulit dech... bagaimana pendapat anda ?!

29 January, 2008

Kebijakan DIKNAS yang (bisa) menghancurkan !

Judul diatas kelihatannya kejam banget ya.. . Itulah yang saya pikir akan terjadi ! bagaimana tidak, Semua minimal nilai SKB minimal 7,5 . Apa sich yang mereka pikir ....! TAhu tidak bagaimana kita bisa memberi siswa kita bila mereka nilai Ujian semester di bawah 4 , nilai harian juga di bawah 4, dan sudah dilakukan remidi/ her tetep aja segitu (walau naik tapi tidak signifikan) , lalu tiba- tiba kjita memberi nilai raport ke mereka 7,5... apa nantinya mereka nggak malah tambah bodoh, setidaknya para guru bisa memberi nilai minimal 6. dengan begitu siswa tidak akan menyepelekan pelajaran.
Siswa mempunyai anggapan seperti ini "wah ujian saya tidak pernah dapat nilai lima ke atas, tapi di raport dapat nilai 7,5 kalau begitu santai aja , lha wong begini saja dapat 7,5 sudah bagus".

7,5 merupakan nilai yang bisa dianggap baik, beda kalau kita memberi 6 dinilai cukup. PAndangan para ahli pendidikan di pemerintahan itu bagaimana ya... atau ini hanya kebijakan disuatu daerah saja ?

22 January, 2008

Semangat buat SIM baru

pada tanggal 17 JAnuari aku mengikuti test pembuatan SIM C. Berangkat dengan tekad bulat bahwa aku akan ikut test bener-bener (nggak pake calo). Setiba di sana sudah ada calo yang menawarkandiri.."mas buat SIM"... tapi aku cuek aja. Setelah memarkir sepeda motor, aku langsung menuju ke gedung utama (sambil lihat petunjuk pembuatan SIM).

BEli map ke koperasi dulu, lalu test kesehatan (antri) dan bayar Rp 10.000, dengan test tekanan darah sama tulisan warna. setelah itu pindah kesebelah daftar asuransi kecelakaan Rp 17.000,- ketika antri inilah aku sempat bicara dengan orang disebelahku... dia bilang dalam minggu ini nggak boleh pake calo (bayar langsung foto jadi dech) karena emang nggak boleh sama pak kapolres nya... heheh jadi seneng dech dengarnya... semua antri dan harus benar-benar mengikuti petunjuk.

nach setelah itu aku kembali ke informasi.. map ditumpuk, saat dipanggil dikasih tahu "masnya sidik jari dulu aja ya kesebelah". oke deh aku ke tempat sidik jari. Seluruh jariku ditempelkan ke apa ya namanya... pokoknya jadi hitam dech.

selesai sidik jari aku kembali ke informasi, map ditumpuk lagi, dan yang antri tambah banyak. tiba giliranku dipanggil, " mas siodik jarinya belum di stempel, tolong kembali lagi ya". waduh aku kelewatan satu babak..hiihi, tapi dalam berkas udah disuruh ngisi formnya.

minta stempel dan mengisi berkas formulirnya. ditumpuk lagi, tinggal tunggu panggilan lagi (antrian bertambah ramai). Namaku dipanggil, dan langsung bayar administrasi SIM Rp 75.000,- langsung test teori, eh antri lagi. pada test ini ada 30 soal dan kesalahan maksimal 12, lebih maka nggak lulus.akhirnya aku selesai juga.. tahu nggak salah berapa ? 9. jadi lulus .. langsung pergi ke test praktek di lapangan (pada test teori banyak yang tidak lulus lho).

Ketika test praktek semua dijelaskan terlebih dahulu mulai dari memakai helm harus klik, memakai sepeda motor sendiri (ban tdk boleh kecil), lampu harus nyala. selanjutnya diperlihatkan bagaimana test yang akan dilalui. Mulai jalan lurus dengan rintangan kiri kanan, lalu putar angka 8 (delapan) 2 kali, lurus lagi tapi pelan dengan melambaikan tangan kanan tanda berhenti dan mendekati polisi tidur, berhenti sejenak, berangkat lagi melewaqti jalan zig zag 2 kali lalu jalan bergelombang. kesalahan baik menyentuh. keluar pagar/ pembatas maksimal dua kali.

Bayak yang nabrak juga, jatuh, dan lainnya. setelah diumumkan siapa saja yang nggak lulus. aku nggak dipanggil, jadi lulus. sedangkan groupku ada 10 orang 6 yang tidak lulus. setelh ini sebenarnya ada test langsung keluar lapangan (maksudnya ke jalan raya) tapi karena yang mau ngetest dipanggil pimpinan akhirnya kami dinyatakan lulus dan langsung antri foto.

pada saat test praktek inilah banyak penontonnya termasuk para calo .. calo ini pada nganggur ..... mereka bilang "banyak yang nggak lulus , mending pake cara cepat ?!"
bagi yang nggak lulus sich pasti juga ngomel. Tapi saya perhatikan mereka yang nggak lulus kebanyakan anak sekolah dan ibu-ibu, berarti skill mereka memang masih kurang.

Setelah antri foto sekitar 30 menit dipanggil dan langsung foto tanda tangan. SIM nya baru diserahkan 1 minggu lagi.

Puas dech lulus dan benar dalam mengikuti test sim c ini. terima kasih pak polisi.. dengan begini masyarakat harus benar-benar bisa dan layak baru akan mendapat SIM.
jalan- jalnb jadi aman (berkurang) dari kecelakaan akibat human error.

16 January, 2008

Tunjangan Fungsional cair...

BAgi para guru yang mengajar di madrasah ? di bawah naungan DEPAG, bulan ini (kemarin untuk sekolah saya) udah cair lho tunjangan fungsionalnya. Alhamdulillah...!!
Semoga tunjangan ini selalu ada dan selamanya (walau ganti pimpinan). SAya yakin dengan begini para guru akan lebih bahagia dan nantinya bisa lebih fokus dalam mengajar.
Seneng sekali lhooo!?!?!?!

06 January, 2008

Pendidikan Internet Untuk anak SD

melihat berita di koran (lihat surya ) hari ini sungguh sangat menkhawatirkan.... Warnet yang memakai sekat/ bilik menjadi semacam bilik sex. Sebenarnya ini sudah saya ketahui sejak lama, bahkan siswa saya sendiri yang berasal dari MAdrasah pernah saya pergoki buka situs porno... udah gitu nggajak temen 5 lagi dan rental 1 unit komputer... bagaimana yang SD ya.?!? bener-bener bahaya lho..
harusnya pemerintah menyiapkan kebijakan untuk menggulangi semua. tren warnet berbilik kebanyakan dibuat untuk situs porno. Apalagi urutan 1-9 situs yang banyak dikunjungi di Indonesia adalah situs Porno. Kenapa para petinggi hanya mengganggap ini masalah biasa dan bisa ditanggulangi hanya dengan pemberitahuan, anjuran.. benar-benar muak saya....

Bagaimana pendapat anda?

24 December, 2007

Tunjangan Profesi Guru Nyangkut di BRI

PAgi hari ini ada berita menggembirakan bagi guru yang sudah tersertifikasi dan menunggu tunjangannya...... DAna sudah sampai di BRI... namun depdikna JAwatimur belum tahu... nggak tahu deh mana ya yang bener atau baca langsung aja disini JAwapos

13 December, 2007

Untuk Yang Muda dan Berprestasi

SURABAYA - Masalah sertifikasi guru masih memunculkan kejutan tak terduga. Yang terbaru adalah program pendidikan profesi bagi guru "junior" berprestasi. Program tersebut merupakan jalur kedua sertifikasi guru, selain jalur penilaian portofolio.

Surat dari Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependudukan (PMPTK) Depdiknas tentang pendidikan profesi itu sebenarnya turun sejak 27 September 2007. Namun, sebagian besar guru, bahkan Dinas Pendidikan kabupaten/kota belum mengetahui. Tak heran, begitu ada berita bahwa kuliah perdana program itu dimulai 27 Desember 2007, banyak yang kaget.

"Kami tidak tahu kalau itu setara dengan sertifikasi. Sebab, surat yang dikirim dari pusat tidak menegaskan hal tersebut," kata Kepala Bidang Tata Usaha Dispendik Surabaya Bambang Sugiyanto kemarin (12/12).

Program itu merupakan implementasi amanat Undang-Undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Salah satu pasal dalam UU itu menyatakan, seluruh guru di Indonesia wajib memenuhi kualifikasi akademik melalui sertifikat pendidik. Selambatnya 2015, sertifikasi semua guru yang mencapai dua juta orang harus tuntas.

Lebih lengkapnya klik disini