14 December, 2012

UJI PUBLIK KURIKULUM 2013 Dimulai

Kali ini pendidikan Indonesia akan segera mengganti kurikulum KTSP dengan kurikulum 2013, kurikulum yang lebih berbasis ke masyarakat, lebih mengedepankan praktek secara langsung di kehidupan sehari-hari. Uji Publik ini juga dibahas di blog akta4 dengan judul posting UJI Publik Kurikulum 2013 plus materi bisa di download langsung (baca postingan sampai selesai)

Apapun kemauan pemerintah pada intinya ingin membuat lebih baik dan penerapan kurikulum 2013 ini juga tidak langsung di 2013.. untuk kelas / siswa baru 2013, setlah itu naik ke 2014 baru 2015 merupakan penerapan secara full sehingga kurikulum 2013 akan dipakai di semua jenjang pendidikan di tahun 2015. kalau mau baca pdf tentang uji publik kurikulum 2013 silahkan lihat disini 

16 November, 2012

MENDIDIK SATU JUTA SANTRI MENJADI PENGUSAHA

Sebuah cita-cita mulia dan hasilnya sangat diharapkan bangsa ini... MENDIDIK SATU JUTA SANTRI MENJADI PENGUSAHA. Berdasarkan data Biro Pusar Statistik (BPS) jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 120,4 juta orang. Tingkat penganggurannya mencapai 6,32 persen atau sekitar 7,2 juta orang. Melihat itu salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) ingin memiliki kontribusi untuk menekan angka pengangguran dengan mencetak satu juta pengusaha.

Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (Hipsi), lembaga di bawah organisasi NU, Aunur Rofiq berkata jumlah anggota NU sekitar 40 persen dari penduduk di Indonesia. NU menaungi sekitar 21.358 pondok pesantren yang tersebar di Indonesia.

"Santri dalam pondok itu merupakan asset bangsa, untuk itu kami akan menggiatkan pelatihan untuk menjadikannya sebagai pengusaha," terangnya saat ditemui di acara Deklarasi Pengurus Hipsi Jawa Timur di Surabaya, Selasa (13/11).

Sejak Februari lalu, pihaknya telah mempersiapkan anang-ancang untuk melaksanakan target 1 juta pengusaha itu. Misalkan saja dengan membangun sebuah training center yang ada di kaki Gunung Bromo. Di sana santri-santri diasah bakat-bakat kewirausahaannya.

13 November, 2012

Pelajar Pertaruhkan Nyawa Hanya Untuk Sekolah

Ketika baca berita ini ... sakit dada rasanya... kasihan Puluhan pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang tinggal di Jorong Lambung Bukik, Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terpaksa menyeberangi sungai setiap hari.

Hal itu mereka lakukan karena ketiadaan infrastruktur jembatan sebagai sarana untuk menyeberang secara aman dan cepat. Sementara lebar Batang (Sungai) Surantih mencapai lebih dari 20 meter dengan arus yang relatif deras meskipun kedalaman sungai rata- rata 50 sentimeter jika tidak terjadi banjir.

Jika hujan deras dan permukaan Batang Surantih meninggi, para pelajar itu terpaksa membatalkan keinginan untuk bersekolah. Sebaliknya, jika saat pulang sekolah air sungai itu meninggi, para pelajar terpaksa menunggu di Nagari Kayu Gadang yang berada di seberang Jorong Lambung Bukik dan terpisah oleh aliran deras Batang Surantih.

Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, yang dikonfirmasi Kompas, Senin (12/11), mengakui bahwa pihaknya belum mengetahui di mana lokasi Jorong berada. ”(Dinas) Pekerjaan Umum nanti akan saya suruh lihat. Jika memungkinkan, akan kita mulai pembangunan jembatan pada tahun 2013,” katanya.

Kondisi serupa terjadi di Sungai Cipatujah di Kampung Dukuh Handap, Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Setiap hari anak-anak menyeberangi sungai yang lebarnya mencapai 32 meter. (dikutip dari kompas.com)

24 October, 2012

PRIA INI RAIH 18 GELAR AKADEMIS DAN PROFESI

Hitung sebentar gelar di belakang nama Anda? Satu, dua, atau tiga? Buat Welin Kusuma, gelarnya tidak cukup jika dihitung dengan sepuluh jari tangan. Pasalnya, dia punya 18 gelar akademis dan profesi. Dia butuh waktu 13 tahun untuk mengumpulkan gelar-gelar itu di berbagai kampus di Surabaya.

Welin Kusuma, 31, mengeluarkan satu per satu ijazah dari dalam tas ranselnya. Saat ditata di atas meja, tinggi tumpukan ijazah itu hampir sejengkal. Maklum, pria asal Kendari tersebut memiliki 18 gelar akademis dan profesi. Rinciannya, dia menyandang delapan gelar sarjana, tiga gelar magister, dan tujuh gelar profesi.

”Ini salinan sertifikat Muri (Museum Rekor-Dunia Indonesia) yang saya dapatkan April lalu,” tutur Welin yang ditemui di Hotel Mercure, Surabaya, kemarin (12/10). Pada penghargaan itu, tertulis nama Welin Kusuma ST, SE, SSos, SH, SKom, SS, SAP, SStat, MT, MSM, MKn, RFP-I, CPBD, CPPM, CFP, AffWM, BKP, QWP. Saking panjangnya gelar yang menyertai, nama tersebut sampai ditulis dalam tiga baris.

Welin telah mengurutkan gelar-gelar tersebut sesuai dengan periode pendidikan yang ditempuhnya mulai 1999– 2012. Setelah lulus dari SMAN 1 Kendari, dia langsung melanjutkan ke jurusan teknik industri di Ubaya pada 1999. Lima tahun kemudian, dia mendapatkan gelar sarjana teknik (ST) pada 2004.

Saat semester lima di jurusan teknik industri atau pada 2001, Welin mengambil jurusan ekonomi manajemen di STIE Urip Sumoharjo. Pada 2002 dia mengikuti perkuliahan di jurusan ilmu hukum Unair dan jurusan administrasi negara di Universitas Terbuka (UT). Seolah haus dengan dunia pendidikan, pada tahun yang sama Welin mengambil jurusan teknik informatika di Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS).

”Pada 2003 saya mengambil jurusan sastra Inggris di UK Petra,” tutur pria kelahiran Makassar itu. Dia juga menempuh pendidikan S-1 di Universitas Terbuka pada jurusan administrasi publik dan statistik.

Pendidikan magister teknik industri ditempuhnya di ITS pada 2004. Welin kemudian meraih gelar magister sains manajemen (MSM) dan magister kenotariatan (MKn) di Universitas Airlangga (Unair). Pria 31 tahun tersebut sengaja mengambil program magister di perguruan tinggi negeri untuk mendapatkan pendidikan yang lebih bermutu.

Pendidikan profesi yang pernah dia dapatkan adalah registered financial planner Indonesia (RFP-I), certified professional in brand development (CPBD), certified professional in product management (CPPM), certified financial planner (CFP), affiliate wealth manager (AffWM), bersertifikat konsultan pajak (BKP), qualified wealth planner (QWP), dan certified professional human resource (CPHR). ”Gelar profesi itu berkaitan dengan manajemen, keuangan, dan perpajakan,” urainya.

Selama menjalani pendidikan tersebut hampir tiap tahun, dia menempuh sampai seratus SKS tiap pekan. Bahkan, dia pernah menempuh 111 SKS dalam satu semester genap pada periode Februari–Agustus 2003. Saat itu Welin menempuh kuliah di lima jurusan S-1 sekaligus. Yakni, teknik industri Ubaya (9 mata kuliah/MK-24 SKS), ekonomi manajemen STIE Urip Sumoharjo (4 MK-11 SKS), administrasi negara UT (10 MK-28 SKS), teknik informatika STTS (9 MK-25 SKS), dan hukum Unair (7 MK-23 SKS).

Welin memperoleh rekor Muri yang kedua atas 111 SKS yang ditempuhnya. Penghargaan tersebut dia dapatkan pada Agustus lalu. Dia menuturkan, setiap hari dirinya mengikuti kuliah mulai pukul 07.00 dan baru selesai pada pukul 22.00. Bahkan, pada Sabtu dan Minggu dia juga mengambil kuliah. Misalnya, jurusan ilmu hukum di Unair yang dia tempuh di kelas ekstensi.

Padatnya jadwal kuliah itu membuat dia pontang-panting dari satu kampus ke kampus lain. Bahkan, dia harus pintar-pintar menyesuaikan jadwal perkuliahan pada satu jurusan agar tidak bertabrakan dengan jadwal kuliah di jurusan lain. ”Saya sediakan buku khusus untuk mencatat jadwal kuliah agar lebih cermat,” tutur pria berkacamata tersebut.

Namun, sepandai-pandainya mengatur jadwal, anak kedua di antara tiga bersaudara itu menemui jadwal yang benar-benar mepet. Saat itu, pada 2003, dia mengambil kuliah di jurusan sastra Inggris UK Petra dan teknik komputer STTS. Di UK Petra ada jam kuliah mulai pukul 13.30–15.30. Pada hari yang sama di STTS dia harus mengikuti kuliah pada pukul 15.00–18.00.

08 October, 2012

CIRI ANAK KECANDUAN TEKNOLOGI

Kadang kita bangga sekali ketika mengetahui anak kita yang masih kecil sudah bisa menggunakan peralatan teknologi seperti Komputer, smartphone / Hp, Ipad, Netbook, maupun peralatan teknologi lainnya. Tapi perlu juga diperhatikan dan ditimbang lho dampaknya kalau terlalu menyukai teknologi .... suka boleh kalau berlebih ya jangan....

Berikut adalah gejala kecanduan teknologi :
1. Lupa waktu atau mengabaikan hal-hal yang mendasar saat mengakses internet terlalu lama.
2. Menarik diri seperti merasa marah, tegang, atau depresi ketika internet tidak bisa diakses.
3. Kebutuhan akan peralatan komputer yang lebih baik dan aplikasi yang lebih banyak untuk dimiliki memiliki derajat kepuasan yang sama.
4. Sering berkomentar, berbohong, rendahnya prestasi, menutup diri secara sosial, dan kelelahan. Ini merupakan dampak negatif dari penggunaan Internet yang berkepanjangan.
5. Kurang perhatian, gangguan hiperaktif, depresi, kecemasan, rendah kepercayaan diri, impulsif, tak tahu malu, dan cenderung mau bunuh diri.
6. Biasanya kalau disuruh belajar nggak mau...

So manfaat boleh oke tetapi untuk pendidikan anak kita tetep harus diawasi... demi masa depan mereka.

16 September, 2012

PARKIR BERLANGGANAN

Seperti biasa kali ini blog pendidikan bangsa mau sedikit memberi gambaran yang terjadi di masyarakat masalah Parkir Berlangganan. Mungkin hanya Sidoarjo yang menjalankan Parkir Berlangganan dimana pada saat membayar Pajak kendaraan bermotor langsung dimasukkan biaya parkir berlangganan.

Inilah yang terjadi, kemarin malam saya bawa kendaraan dan telah berlogo parkir berlangganan, ketika mengambil kendaraan secara otomatis para juru parkir meminta bayaran dengan mendekat di kaca sopir... padahal sudah ada stiker... ok saya bayar saja.. katanya jangan dikasih ketika saya kasih 1000 rupiah juru parkir bilang... kok cuman seribu ....

Pengalaman berikutnya adalah di Pasar Larangan Sidoarjo, saya bersama keluarga naik sepeda motor parkir di tengah dan disitu juga ada plakat Parkir Berlangganan (berwana dasar biru dengan tulisan putih). Juru parkir yang memakai seragam dishub langsung menarik uang parkir...?!? Rp 1.000,- Pasti teman-2 juga berpikir walah seribu ae... tapi dalam 1 minggu berpa kali ?... kalau mau sedekah ya langsung saja ke yang mebutuhkan...

Bagaimana nich pelayanan parkir Sidoarjo, apa mau semua dibuktikan lewat foto dan video...? baru nanti ramai... terus 1-2 hari juru parkir tertib berikutnya kembali lagi... harusnya di baju juru parkir juga ditulisi yang parkir berlangganan gratis... kami sih support aja parkir berlangganan ditarik karena lebih terlihat pemasukkan ke APBD, cuman kalau diatur lebih baik lagi... akan ok kan....

02 September, 2012

PDAM SIDOARJO SERING MACET

Sudah beberapa hari ini air PDAM di Sidoarjo (Air Umbulan) keluarnya pelan dan kalau siang tidak ada yang keluar. Di hari puasapun juga begitu... air biasa mengalir dengan deras ini seluruh sekarang terlihat kurang sekali. KAlau dulu mungkin pipa pecah didaerah porong dan perbaikan maksimal memakan waktu 1 minggu, kadang 3 hari kelar.

Ketika pembayaran PDAM bulan Agustus dibayar... yang keluar tagihan 3 kali lipat dari biasanya. kalau dilihat 6 bulan sebelumnya bayar PDAM hanya 180-250 ribu tapi tagihan kali ini 625 ribu. Bagaimana nggak kaget bin mangkel dan kuesel. lha wong air tidak keluar kok bayarnya malah tiga kali lipat. Ketika dikomplain PDAM malah menyarankan ganti meteran... anehnya kejadian ini tidak terjadi di tempat saya saja tapi di tetangga saya juga... minimal naik 50% dari pembayaran (meteranpun juga naik 50%) biasanya.

Hal inilah yang membuat banyak pengaduan beberapa hari ini di PDAM Sidoarjo, katanya meteranlah... pipanya ada yg bocor kali... walah nggak mau ngecek dulu.... Saya buktikan sendiri setelah meteran air PDAM sidoarjo ini diganti kemarin. Kran saya buka dan tidak keluar air... tapi putaran meteran PDAM masih berputar terus... wow... bagaimana nggak tambah banyak meterannya lha wong seperti ini yang terjadi... jadi bukan air yang keluar tapi angin....
Berdasarkan penglihatan langsung dilapangan... kelihatannya ini juga terjadi di tempat lain... harusnya PDAM langsung tanggap ... apa yang terjadi apakah ada yang berbuat curang ? Pelayanan Publik harusnya menanggapi keluhan pelanggan, ingin sekali rasanya protes dan demo ke PDAM beserta orang yang sama seperti saya... apa maunya begitu ya mereka. Di daerah tanggulangin ternyata pipanya ada yang bermasalah dan tidak segera dibetulkan. Kami sudah lebih dari 1 minggu harus menunggu air berjalan pelan... dan membayar dengan mahal... PDAM sidoarjo kembalikan uang kami... layani kami dengan baik dan benar.....!!!!!

12 August, 2012

DANA PENDIDIKAN 2013 NAIK

Seperti biasa dana pendidikan yaitu 20% APBN akan kembali digelontorkan di tahun 2013. Pagu indikatif Dana Alokasi Umum (DAU) pendidikan tahun 2013 sekitar Rp 125 triliun. Saat ini, dana tersebut masih dalam pembahasan bersama DPR.

"Penetapan DAU itu didasari oleh Undang-Undang Perimbangan Keuangan Daerah," kata Nuh, dalam kegiatan Safari Ramadhan, di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (11/8/2012).

Nuh menjelaskan, alokasi DAU sebesar itu akan digunakan untuk operasional pendidikan di daerah. Misalnya seperti pembayaran gaji guru PNS yang diangkat oleh daerah, dan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG). Ia menambahkan, alokasi DAU menjadi sangat besar karena pemerintah ingin memastikan semua gaji guru berikut TPG telah ditanggung oleh pemerintah pusat. "Itulah kenapa jumlahnya besar, karena memang kebutuhan yang paling besar," jelasnya.

29 July, 2012

LATIHAN SOAL-SOAL UKG

Program Uji kompetensi guru / UKG yang dilakukan pemerintah guru di Indonesia sangat bermanfaat lho, selain hasil akhirnya nati semua guru bisa komputer (karena mengerjakannya online dan harus memakai komputer)... sekarang berbondong guru belajar komputer... jadi komputer harus bisa... hukumnya wajib bagi para guru.

Nah karena banyak yang mencari soal latihan UKG di Internet maka tak ada salahnya saya juga memberikan contoh-contoh soal + cara mengerjakan secara online dari Internet. Silahkan langsung klik disini atau langsung ke alamat blog ini : http://akta4.blogspot.com/2012/07/latihan-soal-ukg.html

Lihat dibagian bawah halaman blog tersebut ... disitu ada latihan soal-soal UKG menggunakan flash player seperti online... silahkan membaca samapi lengkap ya...

09 July, 2012

DANA PENDIDIKAN YANG BANYAK UNTUK GURU

Inilah kenyataan yang terjadi, Anggaran pendidikan sebesar 2abis u0% dari APBN sebanyak 70% untuk menggaji guru, sedangkan sisanya untuk membangun pendidikan bangsa ini. Sungguh hal yang membingungkan dimana seharusnnya ketika Pemerintah ini membayar PNS ya seharusnya tidak dimasukkan ke perhitungan anggaran pendidikan, tapi mau bagaimana lagi, negara ini perangkatnya masih belum siap.

Dunia pendidikan memang harus dinomorsatukan, tapi bukan hanya kesejahteraan para gurunya (yang kadang membuat iri PNS lainnya dikarenakan mendapat tunjangan Profesi dan mereka bekerja sama saja...) tapi juga yang lainnya. Belakang ini pembangunan sekolah-sekolah agar lebih baik dan tidak gampang roboh menjadi nominasi setiap Anggaran Pendapatan daerah.

Kalau admin pikir memang benar... tapi selayaknya 2 tahum ke depan karena biaya pembangunan ruang pendidikan sudah nggak ada (kan sudah dibangun) lebih baik diarahkan ke Pembelian Bis Sekolah. Maklum selama ini admin melihat dijalan semakin buaanyyaak sepeda motor... apalagi di pagi hari. Kalau ada bis sekolah gratis + bis nya bagus dan siswa yang seperjalanan diharuskan naik bis juga maka secara nggak langsung akan mengurangi pengendara khususnya dipagi hari + hemat konsumsi BBM. Negara harus memperhatikan ini. Ditambah kesadaran para guru untuk meningkatkan kualitas sebagai seorang pendidik yang benar-benar profesional.