08 November, 2009

Berpacaran Di tempat Umum... Biasa...

Mungkin sudah beberapa kali sih saya memergoki anak remaja umur berkisar 13-18 tahun belakangan ini berpacaran yang mulai buka-buka-an (maksudnya ditempat terbuka/ umum). TApi baru kali ini tambah parah... sudah di tempat umum berciuman lagi... Oke begini awal ceritanya.. Tadi pagi saya bersama keluarga jalan-jalan ke Taman Dayu di Pandaan.

Ketika masuk di pintu gerbang kita sudah disambut dengan berbagai makanan seperti KFC, warung-warung kecil (yang ternyata harganya merakyat lho dibawah Rp 10.000) + saya juga mencobanya... lumayan... enak harga terjangkau. Nah setelah melewati pintu gerbang kami melaju terus samapai masuk pintu gerbang Taman Dayu yang dijaga Satpam.... Karena emang nggak ada tujuan kesana so kami putar balik... dan sekitar 100 meter dari situ kita berhenti samabil cangkrukan sebentar (sayang nggak bawa tikar). Pada saat ini masih belum turun hujan di daerah sini jadi daunnya + rumput kering semua deh.. tapi sejuk deh... apalagi kalau dibadingkan Surabaya - Sidoarjo.... JAuuuhhh.

Nah ketika itulah saya baru tersadar ternyata disekeliling kami banyak anak berpacaran.. dalam jangakauan padangan saja lebih dari 10.... (kebanyakan nggak dipinggir jalan sih agak masuk di anatara pepohonan). Rata -rata posisi sepeda motor standart tengah dan posisi cewek duduk di depan sambil menempel dibahu cowok. Gila.... hal ini bisa dilihat banyak orang yang melintasi jalan ini. Ya kalo duduk saja... sambil ciuman... tangan meraba-raba. Dengan tenangnya mereka tetap menjalani aktivitas... (padahal saya bawa ikut serta 2 anak saya). Sambil bersenda gurau sama si kecil saya sempat berpikir kok kayak gitu ya kelakuan anak -anak ini....

Tapi tak berapa lama Alhamdulillaah ada patroli Dishub (mungkin karena banyak sekali asusila didaerah sini jadi ada patroli) yang kelihatannya juga memperingatkan pada kaum muda ini. KAlau mereka tidak menghiraukan Klakson kendaraan dibunyikan... kalau tetep ya mungkindiperingatkan lewat microphone.. tetep langsung ditangkap.... Betul-betul nekad anak muda sekarang... gimana cara mendidik mereka supaya benar dalam bergaul ya....

23 October, 2009

KAbinet Sby Nggak Kredibel....

seluruh media cetak bahkan media Televisi membahas Kabinet SBY yang tak kredibel. Sebenarnya media media inilah yang membentuk opini public. Bahkan ketika saya menyaksikan pengumuman Kabinet Indonesia bersatu 2 ada beberapa yang saya anggap belum memuaskan. Diantaranya HAtta Rajasa (Meko Perekonomian) yang kelihatannya bukan spesialis ekonomi tapi spesialis jadi menteri.... (dari PAN). Berikutnya Agung LAksono.. apalagi..... terus Purnomo (Menteri Pertahanan) padahal sebelumnya menjabat menteri lainnya.... Emang bisa mereka yang tak punya kapabilitas pada bidang tersebut memimpin bidang itu ?

Belum lainnya, cuman kita semua harus sadar bahwa Pembentukan KAbinet adalah Hak Prerogatif Presiden, Sebaik atau seburuk apapun itu sudah pilihan Presiden, toh Presiden SBY nggak sembarangan menenmpatkan mereka. Perlu diingat para menteri baru ini tak akan dengan mudah menyusun rencana baru di departemennya, karena sudah ada jalannya ... perlu 2 tahun untuk bisa sesuai keinginan para menteri.

JAdi kembali lagi... sekarang ini OPini Publik sangat bisa dipengaruhi dengan media terutama Televisi. Sangat disayangkan,,... ini berbahaya... ingat fitnah...?? lebih kejam dari pembunuhan.

15 October, 2009

Melambungnya Dana Pendidikan

KAlau dilihat dari sisi dana yang didapat dinas Pendidikan akan dapat dana paling besar, sedangkan kalau dilihat SDM nya... kelihatannya masih belum mumpuni. Ini bisa dilihat dari beberapa kasus yang terjadi tentang pengelolaan dana pendidikan termasuk pembangunan gedung sekolah... memakai DAK = Dana ALokasi khusus. BAnyak pengelola keuangan yang tidak mengerti sistem yang diterapkan di pemerintahan.

LHo kok bisa sih... ya iyalah.. kalau lihat Juklak (petunjuk pelaksanaan) saja mereka pasti bisa, lha api kalau juklak non teknis ? pasti nggak bisa... maklum belum pengalaman. akhirnya yang terjadi malah terkena sorotan dari luar... salah membangun... laporan pertanggungjawaban amburadul dan lainnya.

Repot kan kalau begini... ya pokoknya kita jalani saja... belajar untuk menjadi lebih baik, toh tidak semua akan seperti itu.. pasti ada beberapa yang bisa dijadikan panutan.

08 October, 2009

ISU GEMPA LANDA JAWA TIMUR

Setelah terjadi beberapa kali gempa di sumatera dipridiksi gempa akan melanda kawasan jawa timur. Karena hanya jawa bagian timur yang belum terjadi gempa dan akan merembet ke arah bali. Isu ini menyebar ke kota Surabaya dan Sidoarjo. Sampai -sampai anak sekolah dipulangkan semua.

Memang kemarin saya sempat baca bahwa di JAwa Timur terjadi potensi gempa 8,8 Skala richter, Tapi belum tahu gempa ini terjadi kapan. Jadi ketika ada gempa saya juga bingung.. wong tidak terasa apa-apa. Isu ini akhirnya merembet ke kota lainnya seperti Jombang Kediri. Namanya orang takut... mereka tidak tanya asal-usul berita ... jadi ketika menerima SMS langsung bingung dan di forward lagi ke teman lainnya. JAdi kalau ada berita gempa cek dulu kebenarannya, atau kalau emang terasa baru kita langsung melakukan tindakan penyelamata.

04 October, 2009

POSTING KE 100

Kali ini saya harus senang ... akhirnya blog yang saya khususkan untuk pendidikan telah menyumbangkan 100 posting dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Banyak pengunjung yang mengucapkan terima kasih ataupun kritik dan saran, hingga akhirnya blog ini pun dirubah dari penampilan defaultnya.

Disaat ini dunia pendidikan ikut berduka yang sangat dalam, Gempa di Sumatera sangat mengagetkan dan akibatnya pun sangat terasa bagi dunia pendidikan. Dapat dipastikan lebih dari sepuluh ribu siswa sekolah baik dari TK -SD - SMP - SMA/SMK - Universitas tak akan bisa mendapatkan pengajaran yang layak... karena gedung sekolah mereka hancur dan apabila tidak hancurpun akan terasa ngeri bila dipakai (karena kebanyakan retak-retak). Trauma akan datangnya gempa juga terus membayangi mereka.

MArilah kita bersama memberikan sumbangan apapun itu baik material maupun immaterial (Doa) agar mereka tetap tabah dalam menjalani kehidupan berikutnya. Semoga pemerintah bisa langsung tanggap dalam hal pendidikan... mereka perlu diperhatikan karena merekalah penerus bangsa. Pendidikan harus pula merupakan prioritas pemerintah.

19 September, 2009

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI

Tiada tulisan yang selalu benar, maka kesalahan adalah hal mutlak untuk bisa dimaafkan. Memperjuangkan pendidikan akan terus berkobar sampai titik darah penghabisan, tapi bertemu sanak saudaa, teman dikampung jangan dilupakan.

Di hari yang bahagia ini Pendidikan Bangsa mengucapkan selamat HAri Raya Idul Fitri 1430 H Mohon Maap Lahir Bathin, Apabila ada kesalahan mohon dimaapkan. Jadi kita kembali Nol-nol... Putih Suci seperti baru dilahirkan kembali.

17 September, 2009

Bersalaman

Bersalaman ketika bertemu mungkin agak jarang kita temui untuk kaum muda... kaum gaul. Ya pali kalau ketemu mereka hanya bertegur sapa saja sedang untuk berjabat tangan sangat jarang apalagi ngucap salam.

Padahal kalau dinilai dari segi ikatan emosi ketika kita bersalaman sangat beda rasanya. Membudidayakan bersalaman sangat sulit dilakukan karena belakangan ini juga beredar penyakit yang bisa menular lewat sentuhan. So bagaimana nich... apalagi nanti ketika lebaran ? masak kita nggak bersalaman ? aneh donk..

16 September, 2009

Sang Penulis Berita

Hari ini tadi saya membayar PDAM, ramai sekali deh.... maklum besok kan libur. KArena tempat menunggu penuh say a akhirnya menunggu di ruang tamu yang tempatnya bersebelahan dengan ruang tunggu. Setelah beberapa saat ada beberapa orang 3 cowok dan 2 cewek yang kelihatannya mereka sudah saling kenal (walau datangnya tidak bersamaan).

Waktu lama menunggu saya gunakan untuk melihat-lihat file saya di laptop. Ketika itulah terdengar pembicaraan mereka sayup-sayup. Kamu dapat berapa dari sono tadi .... cuman 3 ... lho kok aku 5.... lalu mereka bicara ketika masuk di ruang Pejabat yang katanya dijaga Satpol PP.

Sampai disinilah saya mulai menebak profesi mereka ... sang penulis berita (wartawan) majalah, Tabloid dan lainnya. Apakah pada saat seperti ini mereka sudah terbiasa seperti itu ? Menjelang HAri Raya minta "sangu". Kalau ini memang terjadi kemungkinan mereka merupakan Wartawan kecil (baik kecil gajinya, dan kecil perusahaannya). Budaya inilah yang berbahaya.. karena bisa saja tulisan mereka nantinya tidak bebas lagi... masihterpengaruh oleh pejabat setempat..... Moga hal seperti ini tidak akan banyak yang mengikuti.... bisa nrunyam negara ini. Gimana pendapat kalian ?

15 September, 2009

Pajak oh PAjak

Ketika pertama kali perusahaan saya mendapatkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) seneng deh rasanya... karena kebayang bisa mengerjakan dan ikut tender perusahaan maupun di dinas/ instansi pemeritahan. Bangga deh pada umur 25 udah menjadi direktur CV. (walau punya sendiri) karena itulah saya mulai mendapat tender dari dinas.

Laporan SPT setiap tahun laporan sendiri... walau tanya kesana kemari. NAh ada sesuatu yang terjadi tadi yang diluar perkiraan. PKP (Pengusaha Kena PAjak) yang biosa menarik/ membayar pajak/ memotong dan ternyata perusahaan CV saya belum PKP padahal kemarin sudah menjual barang + PPN. dan PPN sudah saa bayarkan ke kantor POS dengan kode salah (Pph 21 dengan kode pajak 411121 padahal harusnya ppn 21 kode pajak 411211) jadi katanya harus pindah buku dulu..... ketika saya tanya eo saya katanya tinggal tulis... setelah itu saya laporkan lagi ketika dicek eh katanya perusahaan sampeyan belum PKP, sedang persyaratan PKP harus daftar lagi.

Kelihatannya ribet tapi memang begitulah, kalau ingin jadi pengusaha sukses tidak boleh menghindari pajak donk.... tapi pelajari pajak... pajak malah akan menguntungkan dan menambah kekayaan kita apabila tahu caranya gitu kata Robert T Kiyosakhi.

01 September, 2009

TERIMA KASIH PUSTEKOM

Setelah akhir tahun lalu blog ini pernah membahas masalah telkom speedy yang mau menipu sekolah-sekolah, baru hari ini tadi akhirnya sekolah diundang untuk mendengarkan penjelasan tentang JArdiknas.

Sebenarnya Telkom dan Pustekom (mewakili Diknas pusat) telah mengadakan MOU untuk pemasangan Speedy di sekitar 15.000 sekolah seluruh Indonesia dengan biaya gratis dan mendapat fasilitas modem + Unlimited akses + bandwidth 1 MB. Perjanjian ini ditandatangani dan disepakati yang akan dimulai pada Desember 2008 - Desember 2009.

Nah dengan adanya keterangan ini maka ternyata pihak Telkom memang tidak menipu sekolah, sedangkan ketika adanya tagihan dari pihak utusan Telkom meminta untuk diabaikan karena pembayaran Oleh Pustekom 3 bulan sekali + tanggal 20 sehingga pihak Telkom daerah tidak mengerti. Wajar kalau mereka tetap menagih, dan Alhamdulillaah lagi bagi sekolah yang sudah membayar uang akan dikembalikan. Ternyata Pemerintah sangat peduli dengan pendidikan dan perkembangan teknologi. Semoga program ini akan berjalan terus sehingga meningkatkan sumber daya manusia Indonesia nantinya.