27 October, 2007

Buat Para Pendidik

Bagi para guru/ pendidik yang mau mengikuti sertifikasi.... kami sedikit ingin memberikan informasi agar menambah point anda dalam mengikuti proses sertifikasi.
Kami bersedia memberi sertikat lulus berinternet + E-mail + Chatting dan tentunya Membuat blogger.

Syaratnya mudah :

  1. Sudah memiliki e-mail
  2. mau membuat blog pribadi / untuk sekolah
  3. link ke beberapa blog yang kami miliki
  4. membayar biaya Rp. 20.000,- (belum termasuk ongkos kirim)

Kami akan langsung kirim sertifikat kami begitu 4 persyaratan diatas dipenuhi. Insya Allah dalam proses sertifikasi point akan dapat 15.
Bagi bapak / ibu guru yang belum bisa membuat blog bisa mengikuti petunjuk di Sini atau bisa diketik langsung aja ke Http://www.warnetkublogger.blogspot.com

kalau berminat/ ingin tahu lebih jelasnya harap kirim email di tempat kami fidi_handoko@yahoo.com

Maaf ada pesan sponsor.... tapi untuk guru juga kok... hehehhe

20 October, 2007

Mohon MAaf LAhir BAtin

MINAL AIDZIN WALFAIDZIN

09 October, 2007

Sertifikasi Guru Tim Unesa

1.837 Guru tidak lulus...??!!
sertifikasi tahap pertama kuota 2007 malah turun dibandingkan tahun 2006. Banyak dari berkas yang gagal terealisasi. sebanyak 49% dinyatakan tidak lulus... Perlu diketahui grup tim sertifikasi Unesa adalah dari kota Surabaya, Tuban, PAmekasan, Sumenep, Mojokerto, Kota Mojokerto dan Bojonegoro. Berkas ini dimiliki oleh guru dari jenjang TK - SMA.

Bagi Guru yang tidak lulus ada yang diwajibkan melengkapi dokumen portofolionya saja, Jika dalam waktu 2 minggu tidak dilengkapi maka harus mengikuti diklat. sedangkan lainnya harus / diwajibkan mengikuti diklat.

Apa sich kesalahannya kok tidak lolos verifikasi ???

HAris Supratno menjelaskan "Dalam berkas yang dikumpulkan (khususnya RPP) masih ada nama penerbitnya. Tentu guru itu tidak lulus. RPP harus dibuat sendiri."

dikutip dari JAwa pos Selasa 09 Oktober 2007

03 October, 2007

PENGUMUMAN SERTIFIKASI 2007

Untuk mereka yang ikut sertifikasi 2007 harus bersabar..... karena walau sudah dites/ diuji portofolionya dan sudah tahu hasinya tapi pihak Unesa belum siap untuk mengumumkan.
Wah jadi harap harap Cemas dech... hehehheheh

25 September, 2007

Congratulation for Accepted

Selamat bagi para guru yang sudah lolos dalam sertifikasi angkatan 2006.
Kesejahteraan guru meningkat kenyamanan mereka lebih terjamin insya ALLAH siswa juga akan lebih banyak meningkatkan ilmu mereka.

05 September, 2007

LPMP JATIM

website Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur bisa diakses langsung lewat http://www.lpmp-jatim.org

Semua program baik Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) juga bisa diakses disini. Just visited if you want know what is ?!

02 September, 2007

300 Ribu CPNS Diangkat Oktober

SEMARANG – Pemerintah akan mengangkat 300.000 calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada Oktober mendatang. Jumlah ini lebih sedikit dibanding pengangkatan CPNS pada 2006 lalu, yang mencapai 350.000 orang. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufiq Effendi memerinci formasi PNS tahun ini, 225.000 untuk pegawai honorer dan sebanyak 75.000 untuk yang baru (50.000 daerah dan 25.000 pusat). Menurut Taufiq, pelaksanaan pengangkatan CPNS kali ini tidak dilakukan secara nasional. Namun, memberi kesempatan seluas-luasnya bagi daerah maupun instansi untuk melaksanakannya. ”Mereka yang mengadakan ujian sendiri,mengumumkan sendiri,dan memilih sendiri.

Tapi tentu bersama-sama dibantu struktur di daerah, seperti gubernur dan kantor regional,”ungkapnya sebelum berbicara pada seminar bertajuk Reformasi Birokrasi di Indonesia: Quo Vadis? di Kampus Universitas Diponegoro, Semarang,kemarin.Taufik beralasan, untuk saat ini jumlah PNS sudah cukup besar dan banyak. Tetapi yang mempunyai kompetensi, jumlahnya masih kurang. Karena itu, pihaknya akan melakukan dua perbaikan pada kompetensi dan kesejahteraan. Selain itu,kebijakan tersebut dilakukan agar bisa memberikan jawaban ke masyarakat mengenai alasan mengapa gaji PNS itu dinaikkan.Menurut dia, selama ini telah muncul paradigma mengenai siapa yang pintar, rajin, dan kurang rajin, tetapi gajinya tetap sama.

Dia bertekad untuk mengubah hal tersebut dengan menjalankan kebijakan secara simultan. ”Karena itu, tahun ini kita mulai gelar penerimaan PNS, kita buka di daerah-daerah yang membutuhkan,” imbuhnya. Sebelumnya, dia mengemukakan bahwa pemerintah menargetkan hingga 2009, sekitar 900.000 pegawai berstatus honorer di seluruh Indonesia diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pegawai honorer yang diangkat tersebut termasuk para guru sekolah swasta.Pengangkatan pegawai honorer berdasarkan database yang saat ini ada di Kementerian Negara PAN, sehingga tidak termasuk mereka yang kemudian menjadi pegawai honorer di daerah dan datanya belum masuk database Kementerian Negara PAN.

Dia berharap, setelah pengangkatan pegawai honorer, nantinya daerah tidak berlomba-lomba merekrut pegawai honorer baru, apalagi di beberapa daerah ada kecenderungan kelebihan pegawai.Contohnya, Surabaya memiliki pegawai sekitar 25.000 orang, padahal kebutuhannya sebenarnya tidak sebanyak itu. Saat berkunjung ke Batang, Jawa Tengah, kemarin, Taufik mengatakan bahwa pada 2006 lalu, PNS untuk golongan I yang awalnya mendapatkan gaji Rp668.000 naik menjadi Rp1.060.000 dan 2007 mengalami peningkatan menjadi Rp1,2 juta. ”Insya Allah pada tahun 2008 mendatang, gaji PNS terendah sebesar Rp1,4 juta, dan gaji ini pasti jumlahnya akan semakin besar untuk tahun berikutnya,” katanya. Sementara itu,Wakil Ketua Komisi II DPR Ida Fauziah meminta Menpan Taufik Effendi untuk menyampaikan komposisi penerimaan PNS tahun ini. Sebab, jumlahnya menurun dibandingkan tahun lalu.

”Rencananya, minggu depan kami akan raker dengan Menpan. Nah,di situ kami akan minta penjelasan soal jumlah kebutuhan dan mekanisme perekrutan,”katanya. Menurut dia,berdasarkan pengalaman penerimaan PNS tahun lalu yang diselenggarakan lewat daerah dan pusat,banyak mengalami masalah. Karena itu, semestinya mekanisme perekrutan diperbaiki. DPR, tambah dia, akan menekankan pada guru honorer untuk segera dijadikan PNS.

”Mereka cukup diseleksi administrasinya saja, tidak perlu mengikuti seleksi sebagaimana calon PNS yang bukan berasal honorer,” timpalnya. Wakil Ketua Komisi II DPR Sayuti Asyathri justru mengingatkan Menpan untuk tidak membuat pernyataan yang menimbulkan banyak interpretasi terkait dengan pengangkatan PNS Oktober mendatang. Menurut dia, pengangkatan CPNS itu sudah diprogram untuk mengangkat tenaga guru honorer menjadi PNS. ‘’Itu sudah program lama, nama sudah ada,dan sekarang tinggal menunggu saja,”terangnya saat dihubungi SINDO, tadi malam.

Politikus dari Partai Amanat Nasional ini berharap, perekrutan PNS di daerah harus berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri untuk melihat kebutuhan dan upaya memenuhi reformasi birokrasi agar lebih baik. ”Kita tidak melihat dari komposisi ideal, tapi sekarang program untuk menaikkan guru honorer itu dihabiskan semua,” tandasnya. Sejumlah provinsi sudah memastikan akan lebih memprioritaskan pengangkatan tenaga guru sebagai PNS.Alasannya,jumlah guru di daerah mereka masih kurang. (mg01/chojin/CR-04) Dikutip di harian Sindo minggu 02 September 2007

30 August, 2007

now or nothing


education must have 20% fress money from goverment...
we must support that opinion if we want to be number one in human quality

we must do it now... if we are late you can see... rich but poor

27 July, 2007

KURIKULUM BARU .. KTSP

Dengan kurikulum baru pemerintah mengharapkan terjadinya perubahan cara belajar dan pembelajaran yang lebih masuk ke dunia nyata.. aplikasi... gitu maksudnya..

klik di sini untuk kurukulum KTSP

tapi kurikulum KBM yang ditetapkan tahun 2004 baru aja dilaksanakan dan belum semua bisa menguasai udah diganti lagi.. yang katanya sich pembenahan system KBM...

bagaimana para guru ku yang tercinta.... tuntutan 20% anggaran pendidikan dari APBN ataupun APBD aja sulit terkabul.... guru dipleter ehh di tekan... sungguh malang nasib mu ..... pejuang tanpa dapat menikmati hasilnya.....!?!?!?

23 July, 2007

Computer jadi pelajaran

peningktan kurikulum KTSP yang salah satunya membeaskan sekolahnya menerapkan sistem sesuai dengan kemampuan siswa...... komputer menjadi pelajaran yaitu muatan lokal sejajar dengan pelajaran Bahasa Daerah dan Bahasa Inggris.

Dulu komputer merupakan extra sekolah... kita berharap kedepan semua masyarakat indonesia disamping melek huruf dan angka juga melek komputer.... salam dahsyat...